
Amerika Serikat, 17 Juni 2026 — Lionel Messi resmi mencatatkan namanya sejajar dengan legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Pencapaian bersejarah ini diraih setelah Messi mencetak hattrick gemilang dalam laga pembuka Grup J melawan Aljazair, yang berakhir dengan kemenangan meyakinkan Argentina 3-0.
Dengan tiga gol yang dicetaknya pada menit ke-17, 60, dan 76, Messi mengumpulkan total 16 gol sepanjang perjalanannya di ajang empat tahunan ini. Rekor ini ia raih di usia 38 tahun 357 hari, sekaligus menjadi penampilan ke-200nya membela Timnas Argentina dan bertepatan tepat 20 tahun sejak debut perdananya di Piala Dunia 2006.
Rekap Perjalanan Gol
Messi mencetak 16 gol sepanjang edisi Piala Dunia 2006 hingga 2026, dengan catatan absen mencetak gol pada edisi 2010. Kehadirannya di turnamen kali ini juga mencatatkan dirinya sebagai pemain tertua yang berhasil mencetak hattrick dalam sejarah Piala Dunia.
Puncak Daftar Pencetak Gol Sepanjang Masa
Posisi teratas kini dihuni bersama oleh dua nama besar:
- Lionel Messi (Argentina): 16 gol | Periode 2006–2026 | Masih aktif
- Miroslav Klose (Jerman): 16 gol | Periode 2002–2014 | Pensiun sejak 2016
Berikutnya di posisi bawah:
- Ronaldo Nazario (Brasil): 15 gol
- Gerd Muller (Jerman): 14 gol
- Kylian Mbappe (Prancis): 14 gol dan masih aktif
Makna di Balik Angka
Pencapaian ini memiliki makna khusus bagi Messi. Selain merayakan dua dekade perjuangannya di Piala Dunia, ia masih memiliki kesempatan untuk melampaui rekor tersebut. Berbeda dengan Klose yang sudah pensiun, Messi tetap menjadi andalan utama Tim Tango dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia yang dimenangkannya pada edisi sebelumnya.
Turnamen Piala Dunia 2026 yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi panggung terakhir bagi Messi untuk mengukir sejarah baru. Selama Argentina terus melaju ke babak selanjutnya, peluang bagi sang kapten untuk berdiri sendiri di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa semakin terbuka lebar.
Sampai saat ini, Messi telah membuktikan bahwa usia hanyalah angka, dan ia masih menjadi kekuatan utama yang ditakuti lawan-lawannya di kancah sepak bola dunia.












