Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Demonstrasi Mahasiswa “Indonesia Bangkrut” Soroti Pengerahan TNI dan Komcad
InShot 20260613

Demonstrasi Mahasiswa “Indonesia Bangkrut” Soroti Pengerahan TNI dan Komcad

Jakarta, 12 Juni 2026 – Aksi demonstrasi mahasiswa bertajuk Indonesia Bangkrut di Jakarta diwarnai orasi keras menolak pendekatan pengamanan yang dinilai berlebihan. Aparat kepolisian, personel TNI, hingga Komponen Cadangan (Komcad) dikerahkan di sejumlah titik pengamanan.

Di kawasan Bundaran HI, salah satu perwakilan mahasiswa dari Universitas Indonesia menegaskan bahwa demonstran bukan ancaman bagi negara.

“Kami ini mahasiswa, bukan KKB. Tidak membawa senjata. Kami membawa niat untuk membawa perbaikan untuk rakyat Indonesia,” ujarnya di hadapan massa.

Ia meminta aparat tidak memperlakukan mahasiswa sebagai musuh.

“Jangan menganggap kami seperti penjahat. Kami ini masyarakat. Jangan menghadapi kami dengan senjata,” lanjutnya.

Mahasiswa tersebut menekankan bahwa aksi dilakukan semata-mata untuk menyuarakan aspirasi rakyat dan menolak tudingan bahwa gerakan mahasiswa ditunggangi pihak tertentu.

“Kami tidak ditunggangi. Niat kami tulus untuk bangsa Indonesia. Hidup rakyat Indonesia!” serunya yang disambut riuh massa.

Polemik Pengerahan Komcad
Pernyataan mahasiswa muncul di tengah polemik pelibatan Komcad dalam pengamanan demonstrasi. Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menilai langkah tersebut menyalahi fungsi Komcad.

Menurut koalisi, Komcad dibentuk untuk memperkuat pertahanan negara menghadapi ancaman terhadap kedaulatan, bukan untuk menghadapi aksi demonstrasi warga sipil.

Mereka juga mempertanyakan dasar ancaman yang dijadikan alasan mobilisasi. Indonesia, kata koalisi, tidak sedang berada dalam kondisi perang maupun ancaman yang memenuhi parameter mobilisasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN).

Selain itu, pelibatan Komcad dinilai berpotensi membenturkan sesama warga sipil. Sebab, anggota Komcad pada dasarnya merupakan warga sipil yang sehari-hari bekerja di berbagai sektor masyarakat.

Artikel Terkait

InShot 20260613

Klarifikasi Anggota DPRD Babel: Tuduhan…

Pangkalpinang – Seorang anggota DPRD Provinsi…