MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 31 Juli 2026* – Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang. Setelah hampir 10 tahun berjalan, ia menilai konsep pengembangan kawasan harus disesuaikan dengan tren pariwisata, iklim investasi, dan kebutuhan pasar saat ini agar dampak ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat.
Evaluasi Jadi Kebutuhan Mendesak
Menurut Djoni, evaluasi KEK Tanjung Kelayang sudah masuk tahap pematangan.
“Memang, setelah hampir 10 tahun berjalan KEK Tanjung Kelayang, sudah saatnya dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Saat ini proses evaluasi tersebut sedang dalam tahap pematangan,” kata Djoni.
Ia menyoroti desain awal dan kajian strategis kawasan yang dibuat 10 tahun lalu sudah kurang relevan dengan kondisi ekonomi global dan tren pariwisata saat ini.
Meski operasional KEK bukan kewenangan langsung Pemkab Belitung, Djoni menyebut pemerintah daerah tetap bertanggung jawab mendorong percepatan pembangunan agar manfaatnya nyata di lapangan.
Fokus pada Solusi, Bukan Saling Menyalahkan
Bupati menekankan evaluasi bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan mencari cara agar KEK berkembang lebih cepat.
“Bagi saya, yang terpenting bukan mencari siapa yang salah, tetapi bagaimana memastikan KEK Tanjung Kelayang dapat berkembang lebih cepat, menarik investasi masuk, membuka lapangan kerja luas, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat Belitung,” ujarnya.
Ia berharap hasil evaluasi bisa membuat konsep KEK lebih adaptif terhadap dinamika global dan perubahan tren wisata.
Dampak dan Harapan ke Depan
Evaluasi ini diharapkan memperkuat 3 aspek utama:
Aspek Kondisi Saat Ini Harapan Pasca Evaluasi
Investasi Minat investor belum optimal Konsep baru lebih realistis & kompetitif
Lapangan Kerja Terbatas, belum maksimal Perluasan kesempatan kerja lokal
Pariwisata Tren berubah, desain lama kurang relevan Penyesuaian dengan tren wisata global
Ekonomi Lokal Dampak belum terasa luas Dampak nyata bagi masyarakat Belitung
Djoni juga menekankan pentingnya sinergi lintas pihak. Menurutnya, semua pemangku kepentingan harus fokus pada solusi, bukan terjebak pada hambatan masa lalu.
Evaluasi KEK Tanjung Kelayang dipandang sebagai langkah strategis, bukan sekadar formalitas. Dengan penyesuaian konsep dan kerja sama lintas sektor, kawasan ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi Belitung melalui investasi baru, penguatan sektor pariwisata, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.












