Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • 4 Kabupaten Termiskin di Babel 2026: Belitung Timur Tertinggi, Ironis Dipimpin Bupati Terkaya Rp158,1 M
InShot 20260904

4 Kabupaten Termiskin di Babel 2026: Belitung Timur Tertinggi, Ironis Dipimpin Bupati Terkaya Rp158,1 M

MEDIA DAULAT RAKYAT PANGKALPINANG, 4 September 2026Badan Pusat Statistik /BPS/ Babel merilis data terbaru kemiskinan 2026. Belitung Timur, Bangka Selatan, Bangka Barat, dan Bangka Tengah tercatat sebagai 4 kabupaten dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Bangka Belitung.

Ironisnya, salah satu kabupaten yang masuk daftar termiskin justru dipimpin oleh bupati dengan harta kekayaan terbesar di Babel mencapai Rp158,1 miliar.

Data Kemiskinan Bangka Belitung 2026
Berdasarkan data BPS Babel, berikut kabupaten dengan penduduk miskin tertinggi:
Kabupaten Catatan Penting 2026
Belitung Timur Tertinggi di Babel. Masuk kategori kabupaten termiskin
Bangka Selatan Tinggi. Wilayah pesisir dengan ketergantungan pada sektor primer
Bangka Barat Tinggi. Infrastruktur dan akses ekonomi terbatas
Bangka Tengah Tinggi. Pertumbuhan ekonomi belum merata
Laporan BPS:

“Persentase penduduk miskin menurut kabupaten/kota di Babel pada 2026 menunjukkan ketimpangan antarwilayah, dengan Belitung Timur mencatat angka tertinggi.”

Kontras Sosial
Data ini memunculkan paradoks sosial. Bupati terkaya di Babel dengan harta Rp158,1 miliar justru memimpin salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi.

Fenomena ini memperkuat isu ketimpangan ekonomi dan kesenjangan pembangunan antarwilayah. Kekayaan elite politik tidak otomatis berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat di daerah pimpinannya.

Analisis Singkat

  1. Akar masalah: Kemiskinan struktural di Babel banyak dipengaruhi sektor ekonomi yang masih bergantung pada pertambangan timah dan pertanian tradisional.
  2. Indeks Keparahan Kemiskinan /P2/: Babel relatif rendah di angka 0,11%. Artinya rata-rata jarak penduduk miskin dari garis kemiskinan tidak terlalu dalam. Namun distribusi antar kabupaten tetap timpang.
  3. Solusi yang disorot: Kebijakan daerah perlu fokus pada diversifikasi ekonomi, peningkatan akses pendidikan, dan penguatan sektor pariwisata serta UMKM agar pertumbuhan lebih merata.

Pemerintah provinsi dan kabupaten didesak segera mengevaluasi program pengentasan kemiskinan agar tidak hanya bertumpu pada SDA, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di luar sektor tambang.

Artikel Terkait

InShot 20260916

Wakil Gubernur Babel Hellyana Bebas…

MEDIA DAULAT RAKYAT PANGKALPINANG, 16 September…

InShot 20260916

Sidak Wabup Beltim: Pertalite Eceran…

MEDIA DAULAT RAKYAT NNGGAR, 16 September…

InShot 20260916

Tumpang Tindih IUP Timah Hambat…

MEDIA DAULAT RAKYAT PANGKALPINANG, 16 September…