MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA, 19 September 2026 – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa biaya pendidikan di sekolah negeri mulai dari SD, SMP, SMA hingga universitas negeri harus digratiskan. Ia menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas kebijakan ini, dengan sumber dana berasal dari pengembalian uang negara yang dikorupsi.
Pernyataan tegas ini disampaikan Prabowo dalam acara pengarahan di Istana, Jumat (19/9/2026).
Pokok Pernyataan Prabowo
Ada tiga poin utama yang disampaikan Presiden dalam pidatonya soal pendidikan gratis.
1. Pendidikan gratis di semua jenjang: Prabowo menegaskan biaya pendidikan negeri di semua jenjang harus gratis, agar akses pendidikan layak bisa dirasakan seluruh anak Indonesia. Tidak boleh lagi ada anak putus sekolah karena tidak mampu bayar SPP atau UKT.
2. Segera rapat terbatas: Ia berencana segera mengadakan rapat terbatas dengan Menkeu, Mendikdasmen, Mendikti, dan Jaksa Agung untuk membahas implementasi kebijakan ini. Targetnya, kebijakan bisa mulai berlaku pada tahun ajaran 2027/2028.
3. Sumber dana dari uang korupsi: Menurut Prabowo, dana pendidikan gratis bisa diperoleh dari uang negara yang dikorupsi dan harus dikembalikan untuk kepentingan rakyat. Ia menyebut sitaan aset koruptor akan dialokasikan khusus untuk pendidikan.
“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang nyolong, yang dicuri. Kita sita, kita kembalikan untuk rakyat, untuk biaya pendidikan,” tegas Prabowo.
Fokus Kebijakan Pendidikan Prabowo
Selain soal gratis, Prabowo menyoroti tiga fokus lain.
Perbaikan fasilitas sekolah: Prabowo menyoroti kondisi sekolah yang rusak, atap runtuh, dan WC tidak layak. Ia menekankan perbaikan harus segera dilakukan. Data Kemendikdasmen mencatat masih ada 64 ribu sekolah rusak berat di seluruh Indonesia.
Digitalisasi pembelajaran: Pemerintah telah mendistribusikan perangkat papan interaktif digital (PID) ke sekolah-sekolah, termasuk pesantren, untuk memperluas akses ilmu pengetahuan global. Hingga September 2026, sudah 15 ribu PID disalurkan.
Kesejahteraan guru: Prabowo menegaskan gaji guru harus diperbaiki sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan. “Guru adalah kunci. Kalau guru sejahtera, muridnya pasti pintar,” ujarnya.
Dukungan Politik
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), mendukung penuh gagasan pendidikan gratis.
“Pendidikan berkualitas tidak boleh menjadi kemewahan. Pendidikan adalah hak untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa. Kami di PAN mendukung penuh pendidikan gratis ini,” kata Zulhas usai bertemu Prabowo.
Kutipan Penting
“Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis. Tidak boleh ada anak Indonesia yang tidak sekolah karena tidak punya uang.”
“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang nyolong, yang dicuri. Kita ambil kembali untuk rakyat.”
Zulhas: “Pendidikan berkualitas tidak boleh menjadi kemewahan. Pendidikan adalah hak untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa.”
Analisis Singkat
Kebijakan ini, bila terealisasi, akan menjadi langkah besar dalam pemerataan akses pendidikan di Indonesia dan memangkas angka putus sekolah yang masih di angka 4,2% di jenjang SMA.
Namun, tantangan utama adalah ketersediaan anggaran dan pengawasan ketat terhadap korupsi agar dana benar-benar digunakan untuk pendidikan. Kebutuhan anggaran pendidikan gratis hingga perguruan tinggi diperkirakan mencapai tambahan Rp 130 triliun per tahun di APBN 2027.
Digitalisasi sekolah melalui PID juga menunjukkan arah modernisasi sistem pendidikan, tetapi perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas guru dan infrastruktur dasar seperti listrik dan internet di daerah 3T.












