Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Hukum
  • Polisi Belitung Gencar Razia SPBU, Sasar Plat Palsu dan Tangki Modifikasi Pelangsir BBM Subsidi
InShot 20260930

Polisi Belitung Gencar Razia SPBU, Sasar Plat Palsu dan Tangki Modifikasi Pelangsir BBM Subsidi

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 30 September 2026 – Aparat Polres Belitung memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi dengan menggelar razia besar-besaran di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tanjungpandan.

Razia yang digelar pada Selasa, 29 September 2026 itu menyasar kendaraan yang diduga melakukan pelangsiran BBM bersubsidi jenis Pertalite dengan modus penggunaan plat nomor palsu atau ganda dan tangki yang dimodifikasi.

Lokasi razia meliputi empat titik SPBU yang selama ini menjadi pusat antrean, yakni SPBU Sawo, SPBU Dudut, SPBU Kemuning, dan SPBU Jalan Baru.

Kapolres Belitung, AKBP Satria Darma, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat.

“Ini merupakan wujud komitmen kami dalam mengamankan distribusi BBM agar tepat sasaran dan mencegah kelangkaan. Kalau ada yang berani coba-coba dan kedapatan melanggar, akan kami proses dan tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas AKBP Satria Darma di sela razia.

Modus Pelangsiran Terungkap

Dari hasil razia, polisi menemukan beberapa modus yang digunakan pelangsir untuk mengakali sistem. Di antaranya penggunaan plat nomor palsu agar bisa melakukan pengisian berulang, serta kendaraan yang tangkinya telah dimodifikasi untuk menampung BBM jauh lebih banyak dari kapasitas standar.

Pengawasan kali ini melibatkan personel gabungan dari Satlantas Polres Belitung, pengelola SPBU, hingga pengawas dari pihak Pertamina untuk memastikan pengawasan berjalan ketat di lapangan.

Konteks Lebih Luas di Babel

Penindakan di Belitung ini sejalan dengan operasi besar yang digelar Polda Kepulauan Bangka Belitung pada 25–27 September 2026. Dalam operasi tersebut, sebanyak 229 kendaraan ditindak di seluruh wilayah Babel.

Rinciannya, 144 kendaraan terindikasi melakukan pengisian BBM berulang, 70 kendaraan menggunakan plat palsu, dan 15 kendaraan kedapatan memakai tangki modifikasi.

Di Belitung sendiri, tiga orang diamankan dalam kasus ini, termasuk seorang petugas SPBU yang diduga membantu melancarkan aksi pelangsiran.

Polisi menilai praktik pelangsiran menjadi penyebab utama antrean panjang di SPBU dan berkurangnya ketersediaan BBM bagi masyarakat yang berhak. Aparat mengimbau masyarakat untuk turut aktif mengawasi distribusi BBM dan segera melaporkan jika menemukan pelanggaran di lapangan.

Artikel Terkait

IMG 20260930 WA1831

Belitung Tetapkan 12 Cagar Budaya,…

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, Belitung –…

InShot 20260930

Ade Irma Suryani Nasution: Putri…

MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA, 30 September…