Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Berita Global
  • China Klaim Amerika Serikat Tertinggal 10 Tahun dalam Teknologi, Soroti Dominasi pada AI dan 5G
Img 20250713 164407

China Klaim Amerika Serikat Tertinggal 10 Tahun dalam Teknologi, Soroti Dominasi pada AI dan 5G

Img 20250713 164407

BEIJING – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok di bidang teknologi kembali meningkat. Media pemerintah Tiongkok baru-baru ini mengklaim bahwa negara tersebut unggul hingga satu dekade dibandingkan Amerika Serikat dalam sejumlah sektor strategis.

Pernyataan ini disampaikan melalui laporan yang ditayangkan oleh media milik pemerintah, CCTV, serta tabloid Global Times. Laporan tersebut menekankan bahwa Tiongkok kini memimpin dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI), jaringan 5G, teknologi drone, dan komputasi kuantum. Media tersebut menyebut bidang-bidang tersebut sebagai “teknologi masa depan” yang akan menentukan arah dominasi global.

“China tidak hanya mengejar, tetapi memimpin. Amerika Serikat tertinggal setidaknya 10 tahun dalam pengembangan teknologi strategis,” tulis laporan yang dikutip dari platform resmi Global Times.

Klaim ini muncul di tengah meningkatnya rivalitas antara kedua negara adidaya, terutama dalam perang teknologi dan sanksi perdagangan. Amerika Serikat sebelumnya telah memberlakukan pembatasan ekspor terhadap semikonduktor canggih dan teknologi AI ke Tiongkok, sementara Beijing terus meningkatkan investasi besar-besaran di sektor teknologi dalam negeri.

Dominasi Tiongkok dalam beberapa sektor seperti drone sipil dan militer telah diakui secara luas, di mana perusahaan seperti DJI menguasai sekitar 70–85 persen pangsa pasar global. Di bidang jaringan 5G, perusahaan seperti Huawei dan ZTE juga telah memperluas jangkauan teknologi mereka ke puluhan negara, meskipun menghadapi berbagai pembatasan dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai klaim keunggulan absolut Tiongkok perlu dikaji secara objektif. Dalam bidang seperti komputasi kuantum dan desain chip tingkat tinggi, Amerika Serikat dinilai masih memimpin dari sisi infrastruktur dan kolaborasi internasional.

Pernyataan media pemerintah Tiongkok tersebut dianggap sebagai bagian dari strategi naratif untuk memperkuat posisi Beijing dalam panggung geopolitik global, khususnya menjelang berbagai forum teknologi internasional.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait klaim tersebut.

Sumber Referensi : Global Times, CCTV News China, Reuters, Statista, dan IEEE

Artikel Terkait

InShot 20260417

Puisi Puisi Edy Sukardi

Ia tumhuh bersama waktu ESu Aku…

InShot 20260415

Puisi Puisi Edy Sukardi

Ia tetap hadir ESu Dalam diamnyadalam…

Snapinst.to 0Mjxqz6yANtD75YILuwZk8C4 Q2OPv1s E&p9rKlRoB3nFGHmJ

Kabar Baik: Universitas Muhammadiyah Bogor…

Intisari:Berita Bogor – Dunia pendidikan tinggi…