Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Bukit Samak: Pusat Peradaban Modern di Timur Belitong
Inshot 20250803 074858525

Bukit Samak: Pusat Peradaban Modern di Timur Belitong

Inshot 20250803 074858525

Bukit Samak bukan sekadar bukit—ia adalah titik balik sejarah Kota Manggar dan simbol kemajuan industri serta peradaban modern di Pulau Belitong.

Pada tahun 1916, pemerintah kolonial Belanda secara resmi memindahkan pusat Kota Manggar ke Bukit Samak, menjadikannya jantung kehidupan sosial, ekonomi, dan teknologi di wilayah timur pulau.

Kota Terang di Timur Belitong

Pada masa itu, Bukit Samak dikenal sebagai tempat paling terang di Belitong Timur. Penerangan listrik yang stabil menjadikannya kawasan elit dan modern, jauh melampaui daerah-daerah lain di sekitarnya. Di sinilah peradaban Eropa berakar kuat, membentuk sistem kota yang terintegrasi dan maju.

Apa Saja yang Ada di Bukit Samak?

Bukit Samak dirancang sebagai kota mandiri dengan berbagai pusat aktivitas yang menunjang kehidupan masyarakat dan industri tambang:

FungsiNama & Keterangan
Pusat KelistrikanEC (Electrische Centrale) – pembangkit listrik utama
Pusat PerkantoranNVGMB – kantor pusat perusahaan tambang Belanda
Pusat HiburanWisma Ria – tempat pertunjukan dan rekreasi
Pusat KesehatanRumah Sakit – fasilitas medis modern
Pusat Pendidikan*AC (Ambacht Cuursus) – kursus keterampilan; Sekolah Rakyat
Pusat Perumahan ElitKompleks A1, A2, dst – hunian pegawai tinggi
Pusat OlahragaLapangan tenis, basket, golf, arena bowling, dan swembat/salembat
Pusat KeagamaanGereja Katolik dan Masjid Jamik Lalang
Pusat PelabuhanDermaga Oliepier – dermaga utama untuk logistik dan ekspor
Pusat TransportasiTrem tenaga uap – sistem transportasi internal
Dari Kolonial ke Nasional: Perubahan Pasca Kemerdekaan

Setelah Indonesia merdeka, seluruh aset Bukit Samak diserahkan kepada perusahaan timah milik negara. Kawasan ini tetap berfungsi sebagai pusat operasional hingga krisis harga timah global memaksa perusahaan memindahkan aktivitas ke Pulau Bangka. Bukit Samak pun perlahan ditinggalkan.

Warisan yang Terlupakan

Kini, banyak bangunan peninggalan masih berdiri, meski sebagian besar rusak akibat penjarahan dan kurangnya perawatan. Namun, jejak kejayaan masa lalu tetap terasa—dalam struktur bangunan, tata kota, dan cerita masyarakat yang masih mengingat Bukit Samak sebagai pusat peradaban modern pertama di Belitong Timur.

Artikel Terkait

InShot 20260604

Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Divonis…

Jakarta – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan…

InShot 20260604

Kades Keciput Ditahan Lagi, Kasus…

TANJUNGPANDAN – Kepala Desa Keciput, Kecamatan…

InShot 20260604

KPK Tetapkan Wamen Imigrasi Silmy…

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…