
BELITUNG – Pemerintah Desa Air Batu Buding, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung kembali menggelar tradisi Maras Taun di Kantor Desa Air Batu Buding pada Minggu (31/5/2026).
Tradisi adat masyarakat Belitung ini menjadi wujud syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Tuhan, sekaligus momentum memperkuat kebersamaan warga.
Ratusan masyarakat hadir dan bergotong royong menyukseskan acara yang tahun ini memasuki pelaksanaan kedua di lingkungan Kantor Desa.
Kepala Desa Air Batu Buding, Junaidi, menegaskan keberhasilan acara tidak lepas dari dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah kita bersama-sama bergotong royong mulai dari masak, berkemas, hingga menyiapkan lokasi. Ini tahun kedua kita laksanakan di desa,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Maras Taun adalah milik seluruh masyarakat, bukan hanya pemerintah desa.
“Tidak ada istilah tuan rumah. Walaupun acaranya di kantor desa, kantor ini milik masyarakat, bukan milik Pak Kades,” tambahnya.
Selain menjaga kekompakan, Junaidi menilai Maras Taun merupakan warisan budaya yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
Camat Badau, Arbed Febrianto, turut mengapresiasi komitmen desa yang tetap menyelenggarakan tradisi ini meski dengan keterbatasan anggaran.
“Esensi Maras Taun bukan pada kemeriahan, melainkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang terkandung di dalamnya,” katanya.












