Bayang-bayang
ESu‘Pak tua
sudahlah’
Aku hanya ingin
berbuat
selama kesempatan itu
ada
Tidak
Aku tak ngoyo
Tak ambisi
Peluang itu
datangnya sekarang
terbuka dan menantang
Aku hanya payung
di saat hujan
atau di saat panas
Kalau hari itu
Ada cahaya memancar
dari tanganku
itu tak sepenuhnya
hasil jerih payahku
Itu lantaran
tangan-tangan mereka
yang kokoh
otak mereka yang encer
kreativitas mereka
yang luar biasa
Aku hanya mengorkestrasi
‘Pak tua
Sudahlah’
Tidak
Aku tak menutup
jalan mereka
justru
Aku memandu mereka
Jika untuk
menggapai dahan
yang tinggi
mereka membutuhkan
pundakku untuk
mendapatkan itu
Aku sediakan bahuku
berpijaklah
naiklah
Pak tua
sudahlah
Bayang-bayang itu
akan hilang
bersama datangnya
malam
Umbara
23 Mei 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














