Manggar Belitung Timur- Belitung Timur kembali mendapat perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Presiden menyalurkan satu ekor sapi kurban jenis Simental dengan bobot mencapai 790 kilogram. Hewan kurban jumbo ini akan disembelih di Masjid Al Falaah, Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit.
Penyaluran Hewan Kurban
Sapi bantuan Presiden tersebut berasal dari peternak lokal di Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Penyaluran dilakukan melalui koordinasi Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur agar tepat sasaran dan sesuai dengan tradisi tahunan penyaluran hewan kurban dari Presiden.
Dukungan Pemerintah Daerah
Selain bantuan dari Presiden, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga tengah menyiapkan program bantuan ternak stimulan. Saat ini, proses verifikasi calon penerima dan lokasi masih berlangsung. Program ini diharapkan dapat menambah populasi ternak lokal dan memperkuat ketahanan pangan di Belitung Timur.
Perguliran Ternak
Pemkab Belitung Timur mendorong sistem perguliran ternak untuk meningkatkan kemandirian peternak. Kelompok yang berhasil mengembangkan bantuan diwajibkan menggulirkan anakan ternak ke kelompok lain. Beberapa kelompok sudah mulai berkembang dan bersedia berbagi ternak, sehingga memperluas jaringan peternak lokal.
Tantangan Peternakan
Meski program bantuan terus digulirkan, tantangan masih ada. Banyak masyarakat yang masih memandang beternak sebagai usaha sampingan, bukan sumber penghasilan utama. Akibatnya, kebutuhan hewan kurban di Beltim masih banyak dipasok dari luar daerah. Pemerintah berharap semakin banyak warga yang berani menjadikan peternakan sebagai usaha utama.
Makna Bantuan Presiden
Bantuan sapi kurban dari Presiden bukan hanya simbol perhatian pusat terhadap masyarakat daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat Idul Adha. Kehadiran sapi Simental berbobot hampir 8 kuintal ini diharapkan mampu meningkatkan kebersamaan warga sekaligus mendorong kemandirian peternak lokal.












