Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6).
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, momen tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan persaudaraan kebangsaan yang sangat dibutuhkan bangsa.
“PDI-P merasa terhormat atas sambutan hangat Presiden Prabowo kepada Ibu Megawati. Kehangatan itu menunjukkan semangat persaudaraan kebangsaan yang penting untuk menghadapi tantangan bangsa,” ujar Hasto.
Ia menambahkan, hubungan baik antara Megawati dan Prabowo selama ini dilandasi komitmen menjaga persatuan nasional serta memperkuat ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
“Keduanya saling menghormati sebagai tokoh bangsa yang memiliki tanggung jawab sejarah terhadap masa depan Indonesia,” kata Hasto.
Menurut Hasto, peringatan Hari Lahir Pancasila harus dimaknai sebagai momentum memperkuat persaudaraan antarkomponen bangsa dan menempatkan kepentingan rakyat di atas politik jangka pendek. Hubungan baik Prabowo–Megawati disebut sebagai energi positif bagi bangsa.
Momen Bergandengan Tangan
Dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo terlihat menyalami para mantan presiden dan wapres, termasuk Megawati, Jusuf Kalla, dan Ma’ruf Amin. Saat hendak meninggalkan lokasi upacara di Gedung Pancasila, Megawati mengulurkan tangan kepada Prabowo. Setelah sempat salah paham, Prabowo menyambut uluran tangan itu, dan keduanya berjalan bergandengan tangan dengan senyum semringah.
Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan, mengingat keduanya pernah berjuang bersama dalam Pilpres 2009.












