
Merawat Nyala
ESuMakin bertambah banyak saja
mereka yang mengetuk
pintu rumahku
mereka datang ingin
menitip amanah di pundakku
padahal aku merasa
pundakku sudah mulai kaku
Riuh di luar
tak sama dengan
yang di dalam
Raga ini mulai berbisik
dalam diam
Langkahmu tak lagi
seringan dulu
kekuatan fisik perlahan
terkikis waktu
Aku berdiri didua sisi
antara beban dan rapuhnya diri
aku memohon kekuatan
agar linu-linu tulangku
tak membuat amanah
jatuh ke debu
Aku harus menurunkan
ego didada
jangan terlalu ambisi
merawat badan juga tugas mulia.
Kuulurkan tangan
kubagi tugas kepada
anak-anak muda yang gagah
dan hebat
Bukan
Bukan aku menyerah pada
keadaan
tetapi bagaimana
tujuan bisa tercapai
Aku ambil peran sebagai
pemandu jalan
biar mereka berlari
aku yang menguatkan
Aku percaya
mereka mampu dan sedia
menjaga api ini agar terus
menyala
Kukepas pelan-pelan
dengan rasa percaya
melihat amanah tumbuh
di tangan yang bertenaga
Pisangan Timur
22 Juli 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














