MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN BELITUNG– Pemerintah Kabupaten Belitung menyambut dua asesor UNESCO Global Geopark dengan tradisi makan bedulang di Rumah Adat Belitung, Senin (3/8/2026). Penyambutan ini menjadi pembuka proses revalidasi status Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp) selama lima hari ke depan.
Dua asesor yang hadir yaitu Dr. Jinfang Han dari China Tourism Academy dan Kana Furusawa selaku Sekretaris Jenderal Japanese Geopark Networks sekaligus Wakil Presiden Global Geopark Networks.
Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan daerahnya sudah siap menghadapi evaluasi.
“Hari ini mereka datang sesuai jadwal dengan penerbangan Citilink. Kemungkinan hari ini mereka mulai melihat bagaimana tindak lanjut dari rekomendasi dan temuan sebelumnya. Mohon doa, karena semuanya sudah kami persiapkan, baik yang menjadi temuan maupun rekomendasinya.”
Target Naik Status dari Kuning ke Hijau
Revalidasi ini penting karena sebelumnya Belitong UGGp sempat menerima “kartu kuning” dari UNESCO. Selama 3–7 Agustus 2026, tim asesor akan meninjau sejumlah destinasi utama di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
Salah satu lokasi yang jadi sorotan adalah Pulau Lima. Tidak seperti evaluasi sebelumnya yang hanya dilakukan lewat video, kali ini asesor akan memverifikasi langsung ke lapangan.
Djoni optimistis Belitung bisa kembali mendapat “kartu hijau”.
“Kami sangat optimis bahwa status Belitong UNESCO Global Geopark dapat kembali meraih kartu hijau dari UNESCO. Apa yang menjadi temuan serta rekomendasi pada periode sebelumnya sudah selesai kami tindaklanjuti.”
Perbandingan Evaluasi
Aspek Evaluasi Sebelumnya Evaluasi 2026
Status Kartu kuning Target kartu hijau
Kesiapan Banyak rekomendasi belum ditindaklanjuti Semua rekomendasi sudah ditindaklanjuti
Fokus Lokasi Pulau Lima hanya via video Pulau Lima diverifikasi langsung
Optimisme Hati-hati, belum maksimal Lebih siap dan matang
Strategi dan Catatan
Pemerintah daerah menekankan tiga kunci untuk lolos evaluasi: tata kelola profesional, kolaborasi lintas sektor, dan pemenuhan standar UNESCO.
Namun Bupati juga mengingatkan, hasil akhir tetap ditentukan dalam sidang pleno UNESCO.
“Optimis boleh, tapi harus diimbangi kerja nyata dan bukti di lapangan,” tegasnya.
Jika berhasil, status “green card” akan menguatkan posisi Belitung sebagai destinasi geowisata dunia dan berdampak pada ekonomi masyarakat lokal.












