
MEDIA DAULAT RAKYAT MANGGAR, 11 September 2026 – Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur berencana menggabungkan 8 Sekolah Dasar di Kecamatan Manggar dan Kelapa Kampit. Langkah ini diambil menyusul penurunan jumlah murid baru selama 3 tahun terakhir.
Kepala Dindik Beltim, Sabarudin, menegaskan regrouping dilakukan untuk efisiensi dan menciptakan suasana belajar yang lebih sehat.
Fakta Utama Rencana Regrouping
Jumlah sekolah: 8 SD di Manggar dan Kelapa Kampit
Alasan utama: Penurunan jumlah siswa baru selama 3 tahun terakhir
Contoh kasus: SD Negeri 23 Manggar hanya memiliki 3 murid kelas satu
Tujuan: Efisiensi proses belajar, optimalisasi layanan pendidikan, serta interaksi sosial anak yang lebih sehat
Rincian Sekolah yang Digabung
Wilayah Sekolah Asal Sekolah Tujuan
Manggar (Desa Baru) SD Negeri 5 Manggar SD Negeri 14 Manggar
Manggar (Desa Lalang) SD Negeri 23 Manggar SD Negeri 4 Manggar
Manggar (Desa Mekar Jaya) SD Negeri 6 Manggar SD Negeri 8 Manggar
Kelapa Kampit (Desa Mentawak) SD Negeri 15 Kelapa Kampit SD Negeri 17 Kelapa Kampit
Pernyataan Penting
Sabarudin, Kepala Dindik Beltim menjelaskan:
“Kajian ini bukan baru setahun, tapi sudah kita amati selama tiga tahun terakhir. Memang cenderung trennya menunjukkan jumlah siswa yang sedikit. Ini dilakukan biar layanan pendidikan kita bisa lebih optimal.”
Ia menambahkan:
“Kalau satu kelas cuma ada tiga orang atau tujuh orang, kasihan anak-anak.”
Analisis Konteks
- Efisiensi: Dengan penggabungan, tenaga guru dan fasilitas bisa lebih terpusat. Tidak terbagi di sekolah dengan murid sangat sedikit
- Interaksi sosial: Anak-anak akan memiliki lebih banyak teman sekelas, sehingga proses belajar lebih dinamis
- Regulasi: Kebijakan ini sejalan dengan Peraturan Bupati Belitung Timur Nomor 36 Tahun 2020 tentang pendirian, penggabungan, perubahan, dan penutupan satuan pendidikan
Kesimpulan
Rencana regrouping delapan SD di Belitung Timur merupakan langkah strategis untuk menghadapi penurunan jumlah murid baru. Meski berpotensi menimbulkan penyesuaian bagi guru dan orang tua, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan interaksi sosial siswa.
Dindik Beltim memastikan proses penggabungan akan dilakukan secara bertahap dengan sosialisasi kepada orang tua dan tenaga pendidik.












