JAKARTA, MEDIA DAULAT RAKYAT – Bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) menggelar aksi demonstrasi di Jakarta, Selasa (20/10/2026) hari ini.
Aksi ini menjadi sorotan karena digelar serentak di ibu kota dan di berbagai daerah.
Lokasi dan Masa Aksi
Pusat aksi di Jakarta dipusatkan di dua titik:
- Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat – Titik kumpul awal mulai pukul 09.00 WIB.
- Tugu Tani, Jalan Raya Kebon Sirih, Jakarta Pusat – Aksi lanjutan sekitar pukul 15.00 WIB.
Aliansi Sadar mengklaim melibatkan perwakilan mahasiswa dari kampus besar seperti UI, ITB, Unpad, Undip, UGM, UPN Veteran Jakarta, Unair, dan Universitas Brawijaya (UB). Sementara kampus lain memilih menggelar aksi solidaritas di daerah masing-masing sebelum bergabung dalam gerakan besar nasional.
5 Tuntutan Utama Komite Sadar
Dalam siaran persnya, mahasiswa membawa lima isu utama yang disebut sebagai “potret kedaulatan rakyat yang tergerus”:
1. Penanganan Krisis Lingkungan
Mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir bandang yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan sebagai bencana nasional. Mereka juga menuntut pemulihan kesehatan warga terdampak asap dan pencabutan izin korporasi yang dinilai lalai dan bertanggung jawab.
2. Perbaikan Tata Kelola Ekonomi
Menuntut perbaikan fundamental kebijakan ekonomi, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, dan mengembalikan kepercayaan pasar serta investor terhadap iklim usaha nasional.
3. Jaminan Kebebasan Berpendapat
Meminta pemerintah menghentikan segala bentuk pembatasan dan kriminalisasi terhadap hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum, baik secara offline maupun online.
4. Pemberantasan KKN
Menuntut penindakan tegas tanpa tebang pilih terhadap praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang dinilai masih marak di berbagai sektor birokrasi dan proyek strategis.
5. Penurunan Biaya Layanan Publik
Mendesak penurunan biaya pendidikan tinggi, biaya layanan kesehatan, dan pelayanan publik lainnya, serta menjamin akses yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pernyataan Koordinator Aksi
Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, mengatakan aksi di Jakarta adalah aksi terpusat.
“BEM UI akan aksi di Jakarta, untuk tanggal 20 yang lain di daerah masing-masing dulu, baru nanti kami akan buat gerakan besar bersama,” ujar Yatalathof.
Sementara itu Koordinator Lapangan BEM UI, Athof, menyampaikan alasan aksi.
“Dua tahun pemerintahan yang gagal untuk apa dievaluasi? Kita bergerak karena sudah tidak ada harapan. Kedaulatan rakyat direbut oleh penguasa dapat dilihat dari segala ironi dan penindasan di berbagai daerah,” tegasnya di lokasi.
Imbauan Lalu Lintas dan Pengamanan
Polda Metro Jaya mengerahkan personel pengamanan dan melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional.
Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Monas, Jalan Jenderal Sudirman – MH Thamrin, dan sekitar Gedung DPR/MPR RI karena berpotensi terjadi kepadatan.
Rute alternatif yang disarankan melalui Jalan Bendungan Hilir, Tomang Raya, dan Kapten Tendean.
Hingga berita ini diturunkan, aksi di Tugu Proklamasi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat. Aksi lanjutan di Tugu Tani masih dalam persiapan.
Redaksi Media Daulat Rakyat akan terus memperbarui perkembangan aksi hari ini.












