Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Harga Timah di Belitung & Bangka Dikeluhkan, DPRD Beltim Turun Tangan
IMG 20261013 WA3127

Harga Timah di Belitung & Bangka Dikeluhkan, DPRD Beltim Turun Tangan

BELTIM, Media Daulat Rakyat – 13 Oktober 2026- Warga penambang timah rakyat di Belitung dan Bangka kembali mengeluhkan harga timah yang tidak stabil dan dinilai merugikan penambang kecil. Harga yang turun naik tanpa mekanisme jelas membuat biaya operasional tidak tertutup.

Fenomena ini bukan baru. Sebelumnya di Bangka Belitung, harga timah dunia yang menembus 43.000 USD per metrik ton dinilai tidak sebanding dengan harga beli di tingkat penambang yang masih di kisaran Rp 300.000 bahkan di bawah Rp 200.000 di beberapa lokasi penampungan. Di sisi lain, isu lain yang disoroti DPRD Babel adalah harga timah dunia meningkat tapi belum diikuti optimalnya harga pembelian oleh PT Timah.

Keluhan Warga:

  • Harga turun hingga 22% sejak September 2026, pendapatan penambang anjlok 40%
  • Banyak warga menggantungkan hidup dari tambang timah, penurunan langsung memukul ekonomi keluarga
  • Ketidakpastian pasar dan selisih jauh antara harga dunia vs harga lokal memicu keresahan. Bahkan aksi demo besar pernah terjadi di Kantor PT Timah Gantung Beltim pada Agustus 2026 akibat harga anjlok

Respons DPRD Beltim:
Ketua DPRD Belitung Timur, Fezandy Rachman menegaskan komitmennya:

“Kami akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait harga timah ini. DPRD siap memanggil pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.”

DPRD menyatakan akan melakukan RDP dengan PT Timah Tbk, Dinas ESDM, dan perwakilan penambang. Hal ini sejalan dengan desakan sebelumnya dari masyarakat agar DPRD kembali menggelar RDP dengan PT Timah terkait harga.

Masalah utama adalah tata niaga yang belum transparan, rantai distribusi panjang, dan posisi tawar penambang yang lemah. Solusi yang dibutuhkan adalah penguatan regulasi harga acuan, transparansi kadar SN, dan kepastian pembayaran.

Jika tidak segera ditangani, risiko sosial tinggi dan ekonomi lokal melemah. Kasus pembakaran kantor PT Timah di Beltim pada Agustus lalu menjadi pelajaran bahwa isu harga timah bisa memicu gejolak sosial

Artikel Terkait

IMG 20261017 WA5005

Barang Siswa Hilang, SMA Unggul…

KELAPA KAMPIT, MEDIA DAULAT RAKYAT –…

InShot 20261017

Pelajar 14 Tahun di Belitung…

TANJUNGPANDAN MEDIA DAULAT RAKYAT – Kecelakaan…

InShot 20261017

KABAR BAIK GURU NON-ASN: SPM…

JAKARTA MEDIA DAULAT RAKYAT – Angin…