
Belitung, 19 Juli 2025 — Jalan Dahlan, akses utama menuju Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina di Tanjungpandan, kembali menjadi sorotan publik. Kondisinya yang kian rusak, berlubang, dan berdebu telah menimbulkan keresahan warga Kelurahan Pangkallalang, terutama saat musim kemarau dan hujan.
Kerusakan sepanjang 120 meter jalan ini disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun, diperparah oleh lalu lintas kendaraan berat pengangkut BBM milik Pertamina dan Elnusa Petrofin
Meski telah dibahas dalam berbagai forum, termasuk Musrenbang dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Belitung, realisasi perbaikannya belum juga terwujud.
Wakil Bupati Belitung, Syamsir, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Pertamina. Ia menyebut bahwa dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pertamina telah disiapkan, dengan nilai sekitar Rp300 juta
Namun, proses pencarian kontraktor pelaksana masih menjadi kendala.
Anggota DPRD Belitung, Ivan Haidari, menyampaikan kekecewaannya atas lambannya penanganan. Ia mengungkapkan bahwa beberapa kontraktor menolak proyek tersebut karena tingkat kerusakan yang semakin parah, yang berpotensi meningkatkan nilai pekerjaan dan membebani APBD
Sementara itu, masyarakat berharap agar relokasi TBBM ke Pelabuhan Tanjung Batu segera direalisasikan. Rencana ini telah ditinjau oleh mantan Komisaris Utama Pertamina,
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang menyebut lokasi baru akan memungkinkan penggunaan kapal dan tangki berkapasitas lebih besar, serta memperkuat ketahanan energi nasional
Diberitakan sebelumnya DPRD Belitung telah memberikan tenggat waktu hingga 20 Januari 2025 bagi Pemda dan Pertamina untuk menyelesaikan pembicaraan terkait perbaikan jalan.
Warga menanti aksi nyata, bukan sekadar janji, demi kenyamanan dan keselamatan mereka yang setiap hari melintasi Jalan Dahlan












