Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Wabup Belitung Tanggapi Pidato Presiden: Pertambangan Harus Dicarikan Solusi Bersama, Nelayan Perlu Dukungan Nyata
Inshot 20250816 192419760

Wabup Belitung Tanggapi Pidato Presiden: Pertambangan Harus Dicarikan Solusi Bersama, Nelayan Perlu Dukungan Nyata

Inshot 20250816 192419760

Belitung, 16 Agustus 2025 — Menyusul pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti isu pertambangan dan tata kelola sumber daya alam, Wakil Bupati Belitung, Syamsir, menyampaikan respons tegas terkait tantangan lokal yang dihadapi masyarakat Belitung.

Dalam pernyataannya, Syamsir menekankan pentingnya dialog lintas pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas persoalan pertambangan yang selama ini menjadi sorotan.

“Pertambangan harus dicarikan solusi untuk duduk bersama antara semua pemangku kebijakan. Kejadian korupsi berjamaah hari ini menjadi pembelajaran,” ujar Syamsir, Jumat (16/8).

Ia menambahkan bahwa meskipun kewenangan pertambangan berada di tingkat pusat dan provinsi, pemerintah kabupaten tetap memiliki peran strategis dalam memastikan pengelolaan sumber daya alam memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

Syamsir juga menyoroti kesulitan yang dihadapi nelayan Belitung, terutama dalam hal pengurusan dokumen dan akses terhadap bahan bakar bersubsidi.

“Nelayan harus mudah pengurusan dokumen dan mudah mendapatkan BBM,”tegasnya.

Menurutnya, banyak nelayan terhambat melaut karena belum memiliki dokumen lengkap, yang berdampak langsung pada hak mereka atas BBM subsidi. Ia mendorong instansi terkait untuk mempermudah proses perizinan, termasuk memberikan rekomendasi sementara agar nelayan tetap bisa beroperasi.

Dalam upaya mengatasi pengangguran, Syamsir menyatakan komitmennya untuk mendorong percepatan industri di Belitung.

“Segera kita dorong industri untuk penyerapan tenaga kerja,”* katanya.

Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah tengah mendampingi Gubernur Babel dalam meninjau pembangunan pabrik plywood dan veneer senilai Rp500 miliar di Pulau Belitung, yang diproyeksikan menyerap 200 tenaga kerja lokal.

Selain itu, investasi kebun kelapa juga tengah digarap, dengan potensi penyerapan hingga 50 ribu tenaga kerja melalui pembangunan pabrik santan dan air kelapa.

Pemerintah daerah, lanjut Syamsir, berkomitmen untuk mempermudah perizinan dan mendukung investasi yang ramah lingkungan serta menguntungkan masyarakat.

Artikel Terkait

Oplus

Anggota DPRD Beltim Laporkan Akun…

Intisari Berita Belitung Timur – Seorang…

InShot 20260526

Aturan Baru Masuk SD, Tak…

Bangka Belitung – Kementerian Pendidikan Dasar…

InShot 20260526

Belitung Kian Mendunia: Jalur Internasional…

Tanjungpandan Belitung – Belitung kembali menorehkan…