
BELITUNG — Dua anak buah kapal (ABK) KM Osela yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapal mereka pecah di perairan sekitar Pulau Gelasa, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Keduanya, Rizki (22) dan Niko (30), diselamatkan oleh kru kapal tugboat TB PPKR 9 yang tengah berlayar menuju Pelabuhan Kabil, Batam, pada Selasa (19/8/2025) sore.
“Iya, tadi kami dapat info dari keluarga korban yang dihubungi kru TB PPKR 9. Ternyata benar, dua orang itu ABK KM Osela,” ujar Kasat Polairud Polres Belitung, AKP MH Muafiqi, Selasa malam.
Informasi penemuan langsung diteruskan ke Tim SAR yang siaga di Pulau Bangka. Setelah koordinasi, diketahui bahwa kedua ABK ditemukan terombang-ambing di laut pada titik koordinat 01.26.361 S / 106.16.383 E.
“Titik penemuan itu penting untuk tim SAR dalam upaya pencarian lanjutan,” tambah Muafiqi.
Saat ini, Rizki dan Niko masih berada di atas TB PPKR 9 dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Kabil pada Kamis dini hari, 21 Agustus 2025.
Sebelumnya diberitakan, KM Osela tenggelam akibat dihantam ombak besar di perairan Karang Mardalena, utara Pulau Gelasa, pada Jumat (15/8/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Kapal tersebut membawa delapan ABK.
Kapten kapal, Hamzah (45), ditemukan selamat dan terdampar di bagan nelayan di perairan Dusun Tuing, Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Bangka, pada Senin pagi (18/8/2025).
Dengan ditemukannya Rizki dan Niko, masih ada enam ABK yang belum diketahui keberadaannya: Yogi (20), Taufik (27), Salim (32), Mances (30), Abi Mayu (18), dan Jordi (25)
Kabar ditemukannya Rizki dan Niko pertama kali diterima dari Ayu, istri Yogi—salah satu ABK yang masih hilang. Ayu mengaku mendapat telepon dari nomor tak dikenal sekitar pukul 20.04 WIB, Selasa malam.
Setelah diangkat, penelepon mengabarkan bahwa Rizki dan Niko ditemukan oleh kru tugboat yang sedang menuju Batam.
“Alhamdulillah ya Allah, dua orang Rizki sama Niko sudah ditemukan,” ucap Ayu dengan haru
Ayu memastikan keduanya adalah Rizki dan Niko setelah melakukan video call dan melihat langsung wajah mereka. Meski tampak sedikit bengkak, keduanya masih bisa berkomunikasi dengan baik.












