intisari Berita
- Wakil Bupati Belitung mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi pada November-Desember, berdasarkan prediksi curah hujan tinggi dari BMKG.
- Pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam penanggulangan bencana.
BELITUNG – Wakil Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syamsir, mengimbau masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan akan terjadi pada periode November-Desember. Imbauan ini disampaikan di Tanjungpandan (8/11/2025
Menurutnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan sangat tinggi, mencapai 300 milimeter, dengan peluang 50-90 persen pada bulan November. Kondisi ini meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, gelombang tinggi, dan angin kencang.
“Oleh karena itu, kita perlu bersama-sama mewaspadai hal ini dengan mengambil langkah-langkah penanganan jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Syamsir menekankan bahwa penanggulangan bencana adalah tugas bersama, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak dalam menangani bencana.
Beberapa upaya telah dilaksanakan untuk mencegah potensi dan ancaman bencana hidrometeorologi, termasuk pengerukan sungai, penanaman pohon, pembuatan jalur drainase, talud, serta penanaman mangrove di bibir pantai.
“Kami telah menggelar apel siaga untuk mengecek kemampuan personel, kesiapan peralatan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana,” tambahnya.
Pemerintah daerah juga melakukan pendekatan preventif kepada masyarakat terkait peran serta dalam menghadapi ancaman bencana alam. Pengecekan kesiapan peralatan pendukung dan pelatihan personel juga terus dilakukan.












