Intisari Berita
- Tim Sepak Takraw Kabupaten Belitung meraih medali perunggu di Kejurprov 2025 yang berlangsung di GOR Bangka Tengah.
- Mereka menang dari Bangka Selatan di nomor Inter Regu namun kalah dari tuan rumah. Sebagian besar atletnya adalah pemain muda yang debut di level provinsi.
- Meskipun target awalnya medali perak, pelatih dan pengurus PSTI Belitung menyambutnya positif sebagai titik kebangkitan dan bahan evaluasi untuk mempersiapkan tim menghadapi Porprov 2026.
Bangka Tengah – Tim Sepak Takraw Kabupaten Belitung berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih medali perunggu pada gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sepak Takraw) yang berlangsung di GOR Bangka Tengah. Kejuaraan ini diikuti oleh berbagai kabupaten/kota se-Bangka Belitung dan menjadi ajang penting dalam mematangkan kekuatan serta regenerasi atlet menghadapi kompetisi tingkat provinsi dan nasional.
Penutupan Kejurprov yang digelar pada Minggu (23/11) berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, yang melakukan pengalungan medali bersama Wakil Ketua PB PSTI, Kaimudin. Kehadiran pimpinan daerah serta pengurus pusat ini menjadi motivasi tambahan bagi para atlet, termasuk kontingen Belitung yang tampil kompetitif sepanjang pertandingan.
Belitung Tampil Solid, Kalah Tipis dan Menang Meyakinkan
Pada nomor Inter Regu, tim Belitung menampilkan permainan agresif dan mampu menumbangkan tim Bangka Selatan melalui strategi serangan cepat dan kerja sama yang solid. Namun, pada laga penting melawan Bangka Tengah, Belitung harus mengakui keunggulan tuan rumah yang tampil lebih matang dan unggul dalam pengalaman bertanding.
Meski demikian, raihan medali perunggu tetap disambut positif oleh tim dan pengurus, mengingat komposisi atlet Belitung didominasi oleh pemain muda yang baru menjalani debut di level provinsi.
Pelatih: Target Perak, Tapi Perunggu Menjadi Medali Pertama dan Momentum Kebangkitan
Pelatih Tim Sepak Takraw Belitung, Ary Purwaji, menjelaskan bahwa capaian ini sesuai dengan proses pembinaan yang sedang berjalan.
“Sebenarnya target kami adalah medali perak, tetapi perunggu ini menjadi medali pertama bagi tim asuhan saya. Pertandingan ini adalah uji coba perdana menghadapi kabupaten/kota lain yang persiapannya lebih matang dan punya pengalaman bertanding lebih banyak. Namun saya bangga, tim tetap tampil penuh semangat,” ungkap Ary.
Ia menambahkan bahwa hasil ini menjadi bahan evaluasi serta pendorong bagi tim untuk meningkatkan kualitas teknik, fisik, mental bertanding, dan kekompakan.
“Medali ini justru menjadi motivasi untuk terus bangkit. Kami akan memperbaiki banyak aspek, dan perunggu ini menjadi titik awal kebangkitan kami,” tegasnya.
Pengurus PSTI Belitung: Evaluasi Menuju Porprov Akan Dimatangkan
Wakil Sekretaris PSTI Belitung, Ismayana, menyampaikan bahwa Kejurprov ini menjadi momentum penting bagi Belitung dalam menyiapkan tim menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
“Kami menang dari Bangka Selatan dan kalah dari Bangka Tengah. Ini uji coba yang sangat baik untuk mengukur kekuatan tim. Bersama Pengkab, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh agar persiapan menuju Porprov tahun depan semakin matang,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan Pengkab PSTI Belitung yang terus berupaya membangun ekosistem olahraga takraw di daerah.
Harapan Baru untuk Prestasi Belitung
Raihan medali perunggu di Kejurprov 2025 menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak takraw Belitung. Dengan pembinaan jangka panjang, regenerasi atlet, serta evaluasi menyeluruh, Belitung optimis mampu menjadi pesaing kuat pada kejuaraan mendatang.
Prestasi ini diharapkan menjadi awal dari bangkitnya semangat olahraga sepak takraw di Kabupaten Belitung, sekaligus motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kualitas dan meraih posisi terbaik pada Porprov 2026.












