Intisari Berita
- Pemprov Bangka Belitung menyalurkan Rp4,4 miliar hibah kepada 9 partai politik periode 2024–2029.
- PDIP menerima dana terbesar Rp967,6 juta dengan 161.270 suara, disusul Gerindra Rp846,9 juta (141.166 suara) dan Golkar Rp696,4 juta (116.083 suara).
- Partai penerima lainnya: PPP, NasDem, Demokrat, PKS, PBB, dan PKB.
- Hibah ditandatangani pada 25 November 2025; lebih dari 51% dana wajib digunakan untuk pendidikan politik, sisanya untuk sekretariat.
- Total hibah meningkat dibanding 2019 (Rp3,7 miliar dengan 618 ribu suara) menjadi Rp4,4 miliar dengan 735 ribu suara pada 2024.
- Komposisi partai penerima berubah: PAN tidak lagi mendapat hibah, digantikan oleh PBB.
Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan dana hibah sebesar Rp4.411.170.000 kepada sembilan partai politik yang memiliki kursi di DPRD periode 2024–2029. Penyaluran dilakukan pada Selasa, 25 November 2025.
Dana hibah terbesar diterima PDI Perjuangan sebesar Rp967.620.000 dengan 161.270 suara.
Gerindra memperoleh Rp846.996.000 dengan 141.166 suara.
Golkar menerima Rp696.497.000 dengan 116.083 suara.
Sisanya dibagikan kepada PPP, NasDem, Demokrat, PKS, PBB, dan PKB.
Kabid Politik Dalam Negeri Kesbangpol Babel, Ferdiyan Hermawan Loebis, menyatakan hibah ini telah melalui penandatanganan berita acara serah terima.
“Tujuannya lebih dari 51 persen untuk pendidikan politik, sisanya untuk sekretariat,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Hibah parpol hasil Pilkada 2024 meningkat dibandingkan 2019.
Tahun 2019: Rp3.712.290.000 dengan 618.715 suara.
Tahun 2024: Rp4.411.170.000 dengan 735.195 suara.
Jumlah partai penerima tetap sembilan, namun terjadi perubahan: tahun lalu ada PAN, kini digantikan oleh PBB.
Hibah diberikan rutin setiap tahun oleh Pemprov kepada parpol sesuai jumlah suara hasil pemilu.












