Intissri Berita
- Ustad Derry Sulaiman mengisi tausiyah dalam rangka Hari Perjuangan Rakyat Belitong, mengingatkan pentingnya iman dan persatuan untuk kemajuan masyarakat.
- Bupati Belitung menegaskan bahwa perjuangan dan doa masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan dan menjaga nilai-nilai kebaikan.
Sijuk Belitung – Dalam rangka memperingati Hari Perjuangan Rakyat Belitong, Ustad Derry Sulaiman yang terkenal di tanah air hadir di Lapangan Perjuangan Air Seruk, Rabu (26/11/2025). Kehadiran beliau bertujuan memberikan tausyiah kepada ribuan masyarakat Belitung yang turut hadir.
Ustad Derry menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan dan kekayaan kuliner khas Belitung. Ia juga mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama ia berceramah di tempat yang dibatasi oleh sungai.
“Baru kali ini saya ceramah ada sungai di depannya,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Ustad Derry banyak membahas keutamaan iman dalam kehidupan. Menurutnya, iman adalah hal yang paling utama sebagai bekal menuju akhirat.
“Kita bisa mati tanpa harta, mati tanpa pasangan, tapi jangan sampai mati tanpa iman,” tegas Ustad Derry.
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, menyampaikan bahwa tausiyah ini dapat mempererat tali persatuan masyarakat Belitung. Ia menegaskan bahwa kemajuan pembangunan tidak akan terwujud tanpa adanya rasa kesatuan di antara masyarakat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan, karena kemajuan Belitung tidak bisa dicapai tanpa perjuangan, tanpa kesatuan, dan tanpa doa dari masyarakat,” pesan Djoni.
Selain itu, Bupati Djoni mengingatkan masyarakat untuk menghargai perjuangan pendahulu. Ia berharap setiap perjuangan tidak hanya tercatat dalam sejarah, tetapi juga terukir di lubuk hati setiap individu.
“Dulu perjuangan melawan penjajah adalah perjuangan fisik. Sekarang, perjuangan kita melawan kemalasan, keputusasaan, dan hilangnya nilai-nilai kebaikan,” tuturnya.












