Intisari Berita
- Ribuan warga memadati Pantai Tanjung Pendam dalam gelaran Bazar Bejual 2 yang digagas PWI Belitung, menghadirkan ratusan UMKM dan menjadi bukti nyata kebangkitan ekonomi daerah.
BELITUNG – Pantai Tanjung Pendam menjadi pusat keramaian selama lima hari pelaksanaan Bazar Bejual 2 yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Belitung.
Acara yang berlangsung pada 1–5 November 2025 ini menghadirkan 148 stan UMKM dengan beragam produk kuliner, kerajinan, hingga hasil olahan lokal. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah datang silih berganti, menjadikan bazar ini salah satu agenda paling meriah di penghujung tahun.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung, Annyta, SP., M.I.L., menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWI Belitung.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa UMKM memiliki peran vital dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya pengunjung yang rela berdesakan untuk menikmati kuliner khas Belitung, mulai dari aneka kue tradisional hingga minuman segar.
Para pelaku UMKM mengaku mendapatkan keuntungan berlipat dari bazar ini. Stand-stand kuliner dan kerajinan selalu ramai pembeli, bahkan beberapa produk ludes sebelum acara berakhir.
“Kami sangat terbantu dengan adanya bazar ini, penjualan meningkat drastis,” ujar salah satu pedagang yang ditemui di lokasi.
Selain belanja, pengunjung juga disuguhkan hiburan musik dan atraksi budaya khas Belitung. Hal ini menambah daya tarik bazar, menjadikannya bukan sekadar tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang rekreasi dan promosi budaya.
Bazar Bejual 2 menjadi simbol nyata kebangkitan ekonomi pasca pandemi dan perlambatan global.
Dengan dukungan media, pemerintah, dan masyarakat, UMKM Belitung menunjukkan ketangguhan sekaligus kreativitas dalam menghadapi tantangan.
Gelaran ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Bazar Bejual 2 di Pantai Tanjung Pendam bukan hanya ajang jual beli, tetapi juga ruang kebersamaan, promosi budaya, dan penggerak ekonomi lokal.
Ribuan pengunjung yang hadir menjadi bukti bahwa UMKM tetap menjadi magnet utama dalam membangkitkan ekonomi masyarakat Belitung.












