Media Daulat Rakyat

Inshot 20251214 144449337

BMKG: Siklon Tropis BAKUNG dan Bibit Siklon 93S

Intinya laporan BMKG:

  • Siklon Tropis BAKUNG terbentuk di Samudra Hindia barat daya Lampung, angin maksimum 138 km/jam, tekanan 969 hPa. Dalam 24 jam melemah ke kategori 2, bergerak menjauhi Indonesia.
    Dampak: hujan lebat & angin kencang di Bengkulu dan Lampung.
  • Bibit Siklon 93S muncul di selatan Jawa Timur, angin maksimum 28 km/jam, tekanan 1006 hPa. Peluang rendah jadi siklon tropis.
  • Dampak: hujan lebat di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB; angin kencang di Jawa Timur dan Bali.
  • BAKUNG melemah dan menjauh, tapi tetap berdampak hujan dan angin di Sumatra bagian selatan. Sementara 93S kecil peluang jadi siklon, namun memicu hujan luas di Jawa hingga Bali-NTB.

Jakarta, 14 Desember 2025 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan perkembangan terbaru terkait aktivitas siklon tropis di Samudra Hindia.

Siklon Tropis BAKUNG

  • Terbentuk dari Bibit Siklon 91S.
  • Saat ini berada di sekitar Samudra Hindia, sebelah barat daya Lampung.
  • Kecepatan angin maksimum: 75 knot (138 km/jam).
  • Tekanan udara minimum: 969 hPa.
  • Masuk kategori 3 (tiga), diperkirakan menurun menjadi kategori 2 (dua) dalam 24 jam ke depan.
  • Bergerak ke arah barat daya, menjauhi wilayah Indonesia.

Dampak tidak langsung hingga 15 Desember 2025 pukul 13.00 WIB:

  • Hujan sedang hingga lebat: Bengkulu, Lampung.
  • Angin kencang: Bengkulu, Lampung.

Bibit Siklon Tropis 93S

  • Terpantau terbentuk pada 11 Desember 2025 pukul 07.00 WIB.
  • Berada di Samudra Hindia, sebelah selatan Jawa Timur.
  • Kecepatan angin maksimum: 15 knot (28 km/jam).
  • Tekanan udara minimum: 1006 hPa.
  • Memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Dampak tidak langsung hingga 15 Desember 2025 pukul 13.00 WIB:

  • Hujan sedang hingga lebat: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat.
  • Angin kencang: Jawa Timur, Bali.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, serta kemungkinan gangguan aktivitas transportasi darat, laut, maupun udara.

Artikel Terkait

InShot 20260916

Wakil Gubernur Babel Hellyana Bebas…

MEDIA DAULAT RAKYAT PANGKALPINANG, 16 September…

InShot 20260916

Sidak Wabup Beltim: Pertalite Eceran…

MEDIA DAULAT RAKYAT NNGGAR, 16 September…

InShot 20260916

Tumpang Tindih IUP Timah Hambat…

MEDIA DAULAT RAKYAT PANGKALPINANG, 16 September…