Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Sambut Tahun Baru 2026, Bupati Belitung Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh
Inshot 20260102 002136660

Sambut Tahun Baru 2026, Bupati Belitung Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh

Intisari Berita

  • Momentum: Menjelang pergantian tahun 2026, Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menggelar doa bersama dan pengajian di rumah dinas.
  • Tujuan: Refleksi akhir tahun sekaligus mendoakan korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan wilayah Sumatera lainnya.

TANJUNG PANDAN BELITUNG – Menjelang pergantian tahun, Rabu (31/12/2025) malam, suasana Rumah Dinas Bupati Belitung terasa khidmat. Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat memimpin doa bersama dan pengajian yang dihadiri jajaran forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, serta masyarakat.

Acara tersebut bukan sekadar rutinitas pergantian tahun, melainkan momentum refleksi dan solidaritas. Doa dipanjatkan khusus untuk saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan wilayah lain di Sumatera yang tengah dilanda bencana.

“Terutama untuk saudara-saudara kita yang ada di Aceh, Sumatera Utara, dan wilayah Sumatera lainnya. Kita kirim doa terbaik untuk mereka,” ujar Bupati Djoni.

Refleksi dan Introspeksi
Dalam sambutannya, Djoni menekankan bahwa malam pergantian tahun adalah saat yang tepat untuk melakukan introspeksi. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah merenungkan kembali perjalanan selama 2025, sekaligus menyiapkan langkah yang lebih baik di tahun baru 2026.

“Malam ini adalah malam untuk kita mengintrospeksi diri. Sebentar lagi kita melangkah ke tahun baru, ke tahun 2026. Mari kita renungkan kembali apa yang sudah kita lakukan di tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Amanah dan Tanggung Jawab
Djoni mengingatkan bahwa kehidupan tidak bisa diulang. Setiap amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan rasa cinta dalam melayani masyarakat.

“Kalau kita bekerja dengan cinta, kita akan mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk masyarakat,” ucapnya.

Tantangan Tahun Baru
Bupati juga menegaskan bahwa tantangan di tahun mendatang akan semakin berat. Namun ia optimistis, kekompakan dan kebersamaan jajaran pemerintah daerah akan menjadi modal utama untuk menghadapi segala rintangan.

“Tahun depan pasti tantangannya lebih berat. Tapi saya yakin, dengan kebersamaan kita, Insya Allah kita bisa melangkah dengan keyakinan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Kekompakan sebagai Kekuatan
Menurut Djoni, kekompakan adalah kekuatan terbesar dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Belitung. Ia menutup acara dengan pesan agar seluruh jajaran tetap solid dan berkomitmen menjalankan tugas dengan sepenuh hati.

“Kekuatan terbesar kita adalah kekompakan. Dengan itu, kita bisa terus melangkah ke depan dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.

Makna Sosial
Kegiatan doa bersama ini sekaligus menjadi simbol kepedulian Belitung terhadap daerah lain di Indonesia. Di tengah perayaan tahun baru yang biasanya identik dengan pesta dan hiburan, Bupati memilih jalur spiritual: mengajak masyarakat untuk berdoa, merenung, dan menyalurkan empati.

Suasana malam itu menjadi pengingat bahwa pergantian tahun bukan hanya soal perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat solidaritas, memperdalam rasa syukur, dan meneguhkan komitmen pelayanan publik.

Artikel Terkait

InShot 20260211

Menkes Sentil Orang Kaya Penerima…

Intisari Berita JAKARTA – Menteri Kesehatan…

InShot 20260211

Data PBI JKN Ditentukan Daerah,…

Intisari Berita Menteri Sosial Saifullah Yusuf…

InShot 20260211

Diduga Tipu Warga Rp25 Juta,…

Intisari Berita Belitung – Jajaran Satreskrim…

Sambut Tahun Baru 2026, Bupati Belitung Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh – Media Daulat Rakyat