Intisari Berita
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Belitung melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyerap produk lokal dari petani, peternak, dan nelayan setempat. Langkah ini sesuai arahan BGN pusat dan Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
- Empat dapur yang sudah beroperasi membeli komoditas seperti sayur, telur, daging ayam, dan ikan, yang terbukti berkualitas dan segar.
Belitung-Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Nasional (BGN) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Enggit Clara, menyampaikan bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut menyerap produk lokal guna menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
“Dapur program MBG menyerap produk lokal sesuai instruksi dan arahan dari BGN pusat dengan tujuan menggerakkan perekonomian masyarakat,” katanya di Tanjungpandan, Kamis.
Ia menjelaskan, empat dapur SPPG yang telah beroperasi dan mendistribusikan MBG di Belitung dipastikan membeli langsung produk-produk dari petani, peternak, dan nelayan lokal.
“Hal ini bertujuan untuk menggerakkan perekonomian para petani, peternak, maupun nelayan kecil dengan kehadiran program MBG,” ujarnya.
Enggit menegaskan bahwa para petani, peternak, dan nelayan kecil sejatinya adalah mitra dari program MBG. “Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, program MBG dirancang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat luas agar mereka merasakan dampak positif dari program ini,” katanya.
Adapun komoditas yang diserap meliputi sayur-sayuran, telur ayam, daging ayam, ikan, dan berbagai hasil produksi lokal lainnya. “Sejauh ini produk-produk lokal yang diserap berkualitas dan segar,” tambahnya.












