Media Daulat Rakyat

InShot 20260203

Puisi Puisi Edy Sukardi

Musim Kehidupan

ESu

Musim selaku berganti
diminta atau tidak
Ia akan datang sendiri
Ada saat musim semi
bunga-bunga tumbuh
bermekaran
beraneka warna
indah dan menyenangkan

Di sini
di kampungku
hanya mengenal dua musim
musim hujan
dan musim kemarau
wakau lama waktunya
tak selalu sama
kadang kemarau yang lebih
lama
kadang musim.penghujan
yang lama

Manusia sering
berkeluh kesah dan meminta
yang berbeda
Saat kemarau datang
mereka meminta
agar musim penghujan
segera datang
kering kerontang
tak bisa bertanam
air berkurang
sumur kering

Musim kehidupan
juga datang silih berganti
Saat kau di atas
berkuasa
sanjung puji
tiada henti
kau datang disambut
dengan gegap gempita
di elu-elukan

Musim selanjutnya
saat engkau telah tinggal
gelanggang
cahayamu redup
dan pelan-pelan mulai
dilupakan
tidak jarang
aib, cacat cela
yang kemarin ditutup
di diredam
kini dibongkar dan
diungkit ke permukaan

Raja berpikir
bagaimana mempertahankan
kekuasaan
sementara para aktor politik
sedang mengintai dan ingin
merebut kekuasaan yang
kau genggam

Ada yang turun tahta
diantar dengan linangan air mata,
lalu dikenang sebagai
pemimpin yang bijak, adil
membawa sejahtera

Ada pula pemimpin
yang kehadirannya bikin muak
lengserkan
lengserkan
begitu tetiak para demonstran

Pisangan Timur
3 Februari 2026

  • DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
  • Sastrawan Indonesia
SnapInsta Ai
SnapInsta Ai

Artikel Terkait