Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • Mafia Timah Belitung Timur Terbongkar: Meja Goyang Rahasia, Ruko Misterius, dan Jalur Gelap ke Malaysia
Oplus

Mafia Timah Belitung Timur Terbongkar: Meja Goyang Rahasia, Ruko Misterius, dan Jalur Gelap ke Malaysia

Intisari Berita

  • Lokasi: Desa Mayang & Desa Senyubuk, Belitung Timur
  • Pelaku utama: A, terkait dengan perusahaan resmi
  • Harga timah: Rp180.000/kg (lokal) → Rp900.000/kg (Malaysia)
  • Kerugian negara: Rp720.000/kg
  • Total penyelundupan: 60 ton (4 kali pengiriman)
  • Modus: Pengolahan di lokasi tersembunyi → pengiriman via Pantai Seliu → kapal nelayan ke Malaysia

Belitung Timur – Praktik penyelundupan timah ilegal dari Belitung Timur ke Malaysia akhirnya terbongkar dalam operasi gabungan aparat kepolisian di Desa Mayang dan Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit, Sabtu (28/2). Pengungkapan ini menyoroti betapa besar kerugian negara akibat selisih harga fantastis antara pasar lokal dan internasional.

Modus Operandi Berlapis
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, menjelaskan bahwa pemilik sekaligus pengelola lokasi pengolahan berinisial A diduga memiliki keterkaitan dengan perusahaan mitra resmi, namun memanfaatkan posisinya untuk menjalankan bisnis gelap.
“Saudara A ini adalah karyawan atau bekerja sama dengan PT Bumi Energi ataupun PT ABS,” ungkap Irhamni.

Para pelaku membeli pasir timah dari penambang lokal dengan harga sekitar Rp180.000 per kilogram. Setelah lolos ke pasar gelap Malaysia, harga melonjak hingga Rp900.000 per kilogram.
“Selisih harga inilah yang memicu aksi penyelundupan masif. Kerugian negara yang dialami masyarakat Bangka Belitung mencapai Rp720.000 per kilogram,” jelasnya.

Skala Jaringan
Hasil penyidikan menunjukkan jaringan ini telah melakukan empat kali pengiriman, masing-masing 15 ton, sehingga total timah yang diselundupkan diperkirakan mencapai 60 ton. Lonjakan harga dunia di London Metal Exchange (LME) disebut sebagai pemicu meningkatnya permintaan pasar gelap, khususnya di Malaysia.

Penggerebekan Meja Goyang dan Ruko Misterius
Tim gabungan Bareskrim Polri, Ditkrimsus Polda Bangka Belitung, Polres Belitung, Polres Belitung Timur, dan Polsek Kelapa Kampit bergerak cepat menggerebek lokasi pengolahan timah ilegal. Di sana ditemukan peralatan meja goyang yang tertata rapi namun tidak beroperasi saat petugas tiba.
“Tujuan kedatangan kami adalah pengembangan kasus tindak pidana penyelundupan dan penambangan ilegal,” kata Irhamni.

Selain itu, aparat juga menelusuri sebuah ruko misterius yang diduga menjadi tempat penyimpanan sementara sebelum timah dikirim melalui Pantai Seliu, Kecamatan Membalong, menggunakan kapal nelayan menuju Malaysia.

Dampak Sosial-Ekonomi
Praktik ini bukan hanya merugikan negara miliaran rupiah, tetapi juga menimbulkan ketidakadilan bagi penambang lokal yang terjebak dalam rantai pasok ilegal. Harga beli rendah di tingkat penambang dan keuntungan besar di pasar gelap memperlihatkan jurang ketimpangan yang dimanfaatkan mafia timah.

Artikel Terkait

InShot 20260421

Puisi-puisi Edy Sukardi

Kenali siapa dirimu Kau tak pernahhidup…

InShot 20260418

Bandara Hanandjoeddin Siap Sambut Scoot

Intisari Berita Tanjung pandan Belitung -Bandara…

InShot 20260418

Dishub Belitung Siapkan Tiga Kantong…

Intisari Berita Tanjung pandan Belitung –…