Intisari Berita
- Pembinaan ASN tetap berjalan meski efisiensi anggaran.
- Pelatihan dilakukan daring dan mandiri.
- OPD diminta mengarahkan ASN sesuai bidang tugas.
- ASN harus inovatif dan profesional.
Tanjungpandan – Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, menegaskan bahwa program pembinaan dan peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap dilaksanakan meski pemerintah daerah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, pembinaan ASN merupakan kebutuhan mendasar untuk menjaga kualitas pelayanan publik. “Walaupun anggaran terbatas, kegiatan pembinaan tetap berjalan. ASN harus terus meningkatkan profesionalitas, kreativitas, dan inovasi dalam menghadapi kompleksitas pekerjaan,” ujarnya.
Pelatihan Daring dan Mandiri
Marzuki menjelaskan, pelatihan ASN kini lebih banyak dilakukan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Beberapa kegiatan berbayar, sebagian gratis, bahkan ada yang menyediakan sertifikat resmi dari kementerian terkait seperti Kemenkeu dan Kemendagri.
Ia mengapresiasi ASN yang secara mandiri mengikuti pelatihan online. “Itu menunjukkan kesadaran untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi diri,” katanya.
Peran OPD
Sekda meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) aktif mengarahkan ASN di lingkungannya agar mengikuti pelatihan sesuai bidang tugas dan fungsi. Dengan begitu, pembinaan tetap terarah meski dilakukan secara efisien.
Pesan Sekda
Marzuki menekankan bahwa ASN harus terus berinovasi dan kreatif, serta tidak berhenti mengembangkan diri. “Pembinaan ASN adalah investasi jangka panjang bagi kualitas pelayanan publik. Maka, meski anggaran terbatas, kegiatan ini tetap menjadi prioritas,” tutupnya.












