Media Daulat Rakyat

IMG 20260713

Goresan Puisi Epik KDB

File 00000000600071f5b4c0e389386cdaed

SPANDUK YANG LUSUH

Aku pernah percaya
janji-janji di spanduk itu.
Huruf besar, warna cerah,
dipasang di tiap tiang desa.

Aku yakin desa ku akan sejahtera.
Katanya begitu.
Ada bantuan modal usaha.
Ada pelatihan. Ada harapan.

Kami tepuk tangan.
Kami pilih.
Kami tunggu.

Tapi bantuan modal usaha
yang dulu dijanjikan
tak pernah direalisasikan.
Yang datang cuma foto.
Yang tinggal cuma spanduk
yang kini pudar dimakan hujan.

Sekarang aku duduk di warung ini.
Pesan kopi.
Tanpa gula.
Pahit.

Sepahit kehidupan yang kami alami.
Sepahit menunggu janji
yang tak pernah mampir ke desa.

Spanduknya sudah turun.
Orangnya sudah lupa.
Tinggal kami.
Dengan kopi pahit
dan mimpi yang masih dicicil dengan keringat.

Jakarta 13 Juli 2026

Akhlanudin

Artikel Terkait

Oplus

Sebut Jaksa Agung ‘Kakak Asuh’,…

MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA — Kapori…

InShot 20260713

Jaga Ketertiban dan Keselamatan Antrean…

​MEDIA DAULAT RAKYAT MANGGAR, BELITUNG TIMUR…

InShot 20260713

Hadapi Dinamika Global, Pemkab Belitung…

​MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNG PANDAN BELITUNG…