MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNG PANDAN BELITUNG – Masyarakat Beralih ke Kapal Laut, Kenaikan harga tiket pesawat membuat masyarakat Belitung beralih menggunakan kapal laut sebagai moda transportasi utama menuju Jakarta dan kota lainnya.
Data dari PT Pelni menyebutkan, pada Selasa (7/7/2026) terdapat sekitar 600 penumpang yang berangkat dari Belitung menuju Jakarta.
Kondisi ini menunjukkan tren meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi laut, terutama di musim liburan sekolah.
Fasilitas Pelabuhan Tanjung Batu Dikeluhkan Namun, lonjakan penumpang tidak diimbangi dengan kesiapan fasilitas pelabuhan.
Sejumlah warga mengeluhkan kondisi masjid/mushola, toilet, dan ruang tunggu yang tidak terurus. Penumpang juga merasa kesulitan karena tidak adanya informasi jelas mengenai jadwal keberangkatan maupun estimasi kedatangan kapal, sehingga menimbulkan suasana semrawut di dermaga.
Selain itu, mobil pengantar penumpang masih bebas masuk ke area dermaga. Warga menilai perlu adanya bus shuttle untuk mengantar penumpang ke kapal agar lebih tertib dan aman.
Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Bupati Belitung Syamsir menyatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya membicarakan persoalan tiket pesawat dengan Kementerian Perhubungan dan pihak maskapai.
Menurutnya, masalah keterbatasan armada dan faktor operasional tidak hanya terjadi di Belitung, tetapi juga di wilayah lain.
Syamsir menegaskan bahwa masukan masyarakat terkait fasilitas umum di Pelabuhan Tanjung Batu akan segera ditindaklanjuti melalui OPD dan pihak terkait.
Ia bahkan berencana melakukan pengecekan langsung ke lapangan pada sore hari untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera memperbaiki fasilitas pelabuhan agar kenyamanan penumpang terjamin.
Dengan meningkatnya jumlah pengguna kapal laut, Pelabuhan Tanjung Batu diharapkan mampu menjadi gerbang transportasi laut yang layak, tertib, dan ramah penumpang.












