MEDIA DAULAT RAKYAT ZURICH – Kepala Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, akhirnya memberikan klarifikasi resmi mengenai dua insiden kontroversial yang menjadi sorotan dalam laga sengit antara Argentina dan Mesir. Langkah ini diambil guna meluruskan perdebatan publik terkait kinerja pengadil lapangan.
Dua momen krusial yang memicu perbincangan hangat adalah dianulirnya gol dari timnas Mesir serta insiden perebutan bola antara Mohamed Salah dan Julián Álvarez.
1. Pembatalan Gol Mesir Sudah Tepat
Keputusan pertama yang diklarifikasi oleh Collina adalah dianulirnya gol yang dicetak oleh Mesir. Melalui tayangan ulang dan evaluasi, ia menegaskan bahwa wasit telah mengambil keputusan yang 100% akurat.
”Setelah setiap gol tercipta, VAR akan mengecek seluruh fase serangan (build-up). Jika ada pelanggaran dalam proses tersebut yang memengaruhi terjadinya gol, wasit pasti akan diarahkan untuk melakukan review,” ujar Collina dikutip dari laman resmi FIFA.
Collina menambahkan bahwa dalam proses sebelum gol terjadi, pemain Mesir, Marwan Attia, terbukti melakukan pelanggaran fatal.
”Marwan Attia jelas menginjak kaki Lisandro Martínez. Pelanggaran ya tetap pelanggaran,” tegas pria asal Italia tersebut.
2. Kontak Salah vs Julián Álvarez Normal
Insiden kedua yang memicu protes dari kubu pemain adalah duel perebutan bola antara bintang Mesir, Mohamed Salah, dan penyerang Argentina, Julián Álvarez. Banyak pihak menilai insiden tersebut layak diganjar pelanggaran, namun Collina membela keputusan wasit di lapangan.
Menurutnya, insiden tersebut murni merupakan benturan fisik yang wajar dalam sepak bola modern, sehingga laga tidak perlu dihentikan.
”Insiden Salah vs Álvarez? Itu dianggap kontak wajar oleh wasit dan VAR. Duel tersebut adalah kontak normal dalam permainan, bukan sebuah pelanggaran. Wasit benar untuk membiarkan permainan tetap berjalan,” pungkasnya.
Sumber: Website Resmi FIFA












