MEDIA DAULAT RAKYAT JAKARTA, Sabtu 15 Agustus 2026 – Presiden Prabowo Subianto meluncurkan 4 SMA Garuda baru sekaligus menegaskan komitmen menertibkan tambang timah ilegal. Dalam pidatonya, Prabowo menekankan dua fondasi pembangunan: pendidikan unggul bertaraf dunia dan pengelolaan sumber daya alam yang adil dan bersih.
Peluncuran Sekolah Garuda: Akses ke Pendidikan Bertaraf Global
Pemerintah menambah 4 SMA Garuda baru di daerah:
- Belitung Timur
- Konawe Selatan
- Bulungan
- TTS
Sekolah ini terintegrasi dengan 42 Sekolah Garuda Transformasi di 15 provinsi yang sudah berjalan.
Kurikulum yang digunakan adalah International Baccalaureate (IB) dengan standar global. Visinya jelas: menyiapkan siswa masuk universitas top dunia, sekaligus memperkuat kualitas perguruan tinggi dalam negeri.
Untuk mendukung, program Beasiswa Garuda juga ditingkatkan. Pada 2025 sebanyak 416 mahasiswa S1 dikirim ke kampus top dunia. Jumlahnya naik menjadi 515 mahasiswa pada 2026.
Prabowo menyebut kehadiran Sekolah Garuda di Belitung Timur sebagai simbol pemerataan. Pendidikan unggul tidak lagi hanya berpusat di kota besar.
Isu Timah: Penertiban Tambang Ilegal dan Tata Niaga Adil
Dalam pidato yang sama, Prabowo menyorot penertiban tambang timah ilegal di Bangka Belitung.
Ia menekankan bahwa keadilan negara berarti memberikan dukungan sesuai kebutuhan rakyat, termasuk menindak tegas praktik ilegal yang merugikan ekonomi nasional.
“Timah disebut sebagai sumber daya strategis yang harus dikelola dengan tata niaga yang adil dan transparan.”
Penertiban 1.000 titik tambang ilegal di Babel menjadi bagian dari arahan langsung Presiden kepada aparat penegak hukum. Prabowo menegaskan tidak ada ruang bagi jaringan beking di balik tambang ilegal.
Ringkasan Kebijakan yang Diumumkan
Topik Detail
Sekolah Garuda 4 SMA baru: Belitung Timur, Konawe Selatan, Bulungan, TTS + 42 sekolah transformasi di 15 provinsi
Kurikulum International Baccalaureate (IB), standar global
Beasiswa Garuda 416 mahasiswa 2025 → 515 mahasiswa 2026 ke kampus top dunia
Timah Penertiban tambang ilegal, penguatan tata niaga, arahan langsung Presiden ke aparat
Catatan Strategi Pemerintahan
Dua pengumuman ini menunjukkan arah kebijakan Prabowo: pendidikan unggul + penegakan hukum SDA.
Sekolah Garuda menjawab kebutuhan SDM berkualitas untuk bersaing global. Sementara penertiban timah menjawab tuntutan tata kelola sumber daya alam yang lebih bersih, berkeadilan, dan memberi manfaat langsung ke negara dan rakyat.












