MEDIA DAULAT RAKYAT MANGGAR, 12 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur akan menggelar operasi pasar murah di tujuh kecamatan mulai 14–16 September 2026. Komoditas utama yang dijual adalah ayam beku seharga Rp39 ribu/kg sebagai bentuk intervensi atas lonjakan harga ayam potong segar yang sempat menembus Rp50 ribu/kg di pasar tradisional.
Langkah ini dilakukan untuk menstabilkan harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat di tengah keterbatasan pasokan ayam lokal.
Tujuan Operasi Pasar Murah
Pemkab Beltim menyebut operasi pasar bukan hanya sekadar menjual barang murah, tetapi sebagai upaya nyata meredam inflasi pangan.
Tiga tujuan utama:
- Stabilisasi harga
Meredam gejolak harga ayam potong segar yang naik signifikan dalam dua pekan terakhir akibat keterbatasan pasokan dari luar daerah. - Menjaga daya beli masyarakat
Memberikan alternatif protein hewani dengan harga terjangkau agar kebutuhan gizi keluarga tetap terpenuhi. - Kolaborasi lintas pihak
Pemkab Beltim menggandeng Bank Indonesia, Bulog, AA Food Sejahtera, dan distributor Nusa untuk menjamin ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi.
Kutipan Pejabat Pemkab
Tri Astuti Ramadhani Haliza, Kabag Ekonomi Pembangunan Setda Beltim menegaskan manfaat langsung dari program ini.
“Operasi pasar ini bisa membantu masyarakat beli ayam murah dan intervensi harga ayam yang sekarang sedang naik,” ujarnya, Sabtu (12/9/2026).
Senada, Wiwiek Lestari, Kabid Perdagangan Disperindag Beltim menyebut ini sebagai langkah darurat.
“Langkah jangka pendek kita merencanakan intervensi operasi pasar ayam beku,” katanya.
Menurut Wiwiek, harga ayam potong segar di pasar tradisional sudah tidak wajar dan perlu segera diintervensi agar tidak memicu kenaikan harga komoditas lain.
Komoditas yang Dijual
Selain ayam beku, Pemkab juga menyiapkan sembilan komoditas pokok lain dengan harga di bawah pasar. Tujuannya agar masyarakat bisa berbelanja kebutuhan pokok sekaligus.
Daftar komoditas operasi pasar murah:
- Ayam beku Rp39.000/kg
- Beras medium & premium
- Minyakita
- Cabai rawit & cabai merah
- Bawang merah & bawang putih
- Tepung gandum
- Gula pasir
- Telur ayam ras
Harga untuk komoditas selain ayam akan disesuaikan dengan HET dan harga dari Bulog serta distributor.
Jadwal dan Lokasi Operasi Pasar Murah
Operasi pasar digelar selama tiga hari di tujuh kecamatan. Waktu penjualan: 08.00–11.00 WIB.
Jadwal lengkap:
Senin, 14 September 2026
- Kecamatan Gantung: Halaman Kantor Camat Gantung
- Kecamatan Simpang Pesak: Galeri Desa Simpang Pesak
- Kecamatan Dendang: Halaman Kantor Camat Dendang
- Kecamatan Manggar: Halaman Kantor Camat Manggar
Selasa, 15 September 2026
- Kecamatan Kelapa Kampit: Lokasi ditentukan Pemkab
- Kecamatan Simpang Renggiang: Lokasi ditentukan Pemkab
Rabu, 16 September 2026
- Kecamatan Damai: Area Perkantoran Pemkab Beltim
Pemkab meminta masyarakat datang lebih awal karena jumlah stok terbatas dan penjualan menggunakan sistem antrean.
Catatan Penting: Penyebab Lonjakan Harga
Harga ayam potong segar di pasar tradisional Beltim dalam dua minggu terakhir sempat menembus Rp50.000/kg. Kenaikan ini dipicu oleh tiga faktor:
- Keterbatasan pasokan lokal. Produksi peternak Beltim belum mampu memenuhi kebutuhan harian.
- Kenaikan biaya distribusi dari luar daerah, terutama dari Tanjung Pandan dan luar Belitung.
- Permintaan tinggi menjelang akhir tahun dan kegiatan sekolah.
“Kalau tidak diintervensi sekarang, harga bisa terus naik dan membebani masyarakat,” kata Tri Astuti.
Strategi Jangka Pendek dan Panjang
Operasi pasar murah merupakan solusi jangka pendek. Untuk jangka panjang, Pemkab Beltim menyiapkan sejumlah strategi:
- Asistensi teknis bagi peternak lokal melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Bentuknya berupa pelatihan budidaya, bantuan bibit, dan akses pakan murah.
- Penguatan kemitraan antara peternak, distributor, dan ritel modern agar rantai pasok lebih pendek.
- Pemantauan harga harian oleh Disperindag bekerja sama dengan Satgas Pangan untuk mencegah spekulan menimbun barang.
Pemkab juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk beternak ayam skala rumah tangga sebagai ketahanan pangan keluarga.
Harapan Pemerintah
Dengan operasi pasar ini, Pemkab menargetkan harga ayam di pasar tradisional bisa turun mendekati Rp40 ribu–Rp42 ribu/kg. Selain itu, masyarakat diberi pilihan untuk beralih sementara ke ayam beku yang kualitasnya tetap terjaga.
“Yang penting masyarakat tetap bisa makan protein dengan harga wajar. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Wiwiek.
Pemkab juga mengimbau pedagang untuk tidak menimbun dan menjual kembali barang operasi pasar dengan harga lebih tinggi.
Kesimpulan
Operasi pasar murah 14–16 September 2026 menjadi jawaban cepat Pemkab Beltim atas lonjakan harga ayam. Dengan menjual ayam beku Rp39 ribu/kg dan komoditas pokok lain, pemerintah berharap inflasi pangan bisa ditekan dan daya beli warga terjaga.
Program ini juga menunjukkan kolaborasi kuat antara Pemkab, BI, Bulog, dan swasta dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Ke depan, keberhasilan jangka panjang bergantung pada penguatan produksi lokal agar Beltim tidak terus bergantung pada pasokan dari luar.
Warga di tujuh kecamatan diminta memanfaatkan kesempatan ini dan melaporkan jika menemukan kecurangan dalam penyaluran.












