MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 21 September 2026 – Pemkab Belitung resmi menerapkan sistem ganjil-genap untuk pembelian BBM bersubsidi di seluruh SPBU mulai hari ini, Senin, 21 September 2026.
Kebijakan ini diambil untuk mengurai antrean panjang Pertalite yang dalam sepekan terakhir mengular ratusan meter hingga sejak subuh di SPBU Jalan Sriwijaya, Buluh Tumbang, dan Sijuk.
Wakil Bupati Belitung Syamsir meninjau langsung pelaksanaan perdana di SPBU Tanjungpandan pagi ini.
Aturan Main Ganjil-Genap
Berbeda dari aturan pelat nomor nasional, di Belitung sistemnya dibagi berdasarkan jenis kendaraan, diuji coba selama 3 hari:
- Tanggal GANJIL: Khusus SEPEDA MOTOR
- Tanggal GENAP: Khusus MOBIL
Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menjelaskan, akhir pekan kemarin (Sabtu-Minggu) telah dilakukan sosialisasi.
“Teknisnya, tanggal ganjil khusus untuk sepeda motor, sedangkan tanggal genap khusus untuk mobil. Nanti kita uji coba sosialisasi selama dua hari, Sabtu dan Minggu,” ujar Bupati Djoni, Jumat (19/9).
Wabup Syamsir menambahkan:
“Kita coba dulu penerapan sistem ini, nanti kita evaluasi bersama. Jadi hari ini silahkan isi motor, besok giliran mobil. Kami imbau pembeli umum juga jangan berulang, karena situasinya jadi krodit.” 2ffa
Latar Belakang: Antrean dan Pengerit
Lonjakan antrean dipicu 3 faktor menurut Pertamina Patra Niaga:
- Pengisian berulang oleh kendaraan yang sama
- Penggunaan QR Code palsu, ganda, dan tidak sesuai pelat nomor
- Aktivitas pengerit (pengecer BBM) yang membeli untuk dijual kembali dengan harga lebih mahal
Karena itu, Pertamina juga telah memblokir 8.589 nopol kendaraan di Sumbagsel, dengan 1.274 di antaranya dari Bangka Belitung.
Stok Ditambah, Pengawasan Diperketat
Untuk menstabilkan pasokan, Pemkab Belitung bersama Pertamina menambah stok Pertalite dari 240 KL menjadi 324 KL per hari.
Selain sistem ganjil-genap, aturan tambahan juga diterapkan:
- Kendaraan hanya boleh isi jika indikator BBM sisa 1 bar atau kurang
- Truk diarahkan isi pada malam hari agar tidak menumpuk di siang hari
- SPBU wajib buka mulai pukul 06.00 WIB
- Pendataan jumlah pengerit dan pengetatan verifikasi QR Code oleh Satgas Gabungan
Pemkab juga akan menyurati BPH Migas untuk meninjau ulang kuota BBM subsidi Babel, karena kebutuhan meningkat seiring pertumbuhan jumlah kendaraan dan wisatawan.
Evaluasi efektivitas uji coba ganjil-genap akan dilakukan setelah 3 hari. Jika berhasil mengurai antrean 30-40%, kebijakan akan diperpanjang.












