Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Antrean Mengular Berakhir, Kuota Pertalite SPBU Jalan Baru Naik Jadi 16 Ton Usai Gerak Cepat Ketua DPRD Babel
InShot 20260922

Antrean Mengular Berakhir, Kuota Pertalite SPBU Jalan Baru Naik Jadi 16 Ton Usai Gerak Cepat Ketua DPRD Babel

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, Selasa 22 September 2026 – Antrean panjang yang selama sepekan terakhir menghantui SPBU Jalan Baru Tanjungpandan akhirnya mendapat solusi. Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, bergerak cepat berkoordinasi dengan Pertamina, dan hasilnya kuota Pertalite di SPBU tersebut resmi naik menjadi 16 ton per hari.

Kenaikan kuota ini berlaku mulai Selasa (22/9) hari ini, untuk menjamin kebutuhan BBM subsidi masyarakat Belitung tetap terpenuhi.

Didit menegaskan, tambahan pasokan ini adalah respons darurat atas keresahan warga yang aktivitas ekonominya terganggu karena harus antre berjam-jam.

“Pihak Pertamina cepat merespons permasalahan antrean panjang. Semua sektor mengalami kerugian jika pasokan tidak segera ditambah,” ujar Didit saat meninjau langsung SPBU Jalan Baru.

Didit tidak datang sendiri. Ia didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belitung, Wahyudi Wirayudhs. Kehadiran Wahyudi dinilai memperkuat dukungan politik lokal agar distribusi BBM subsidi berjalan adil dan tidak dimanfaatkan oknum.

Pertamina: Stok Aman, 500 Kendaraan Nakal Diblokir

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Babel, Satriyo Wibowo Wicaksono, memastikan stok BBM subsidi di Belitung sebenarnya aman. Antrean panjang yang terjadi bukan karena stok kosong, melainkan ulah oknum yang melakukan pengisian berulang.

“Stok BBM subsidi aman. Antrean panjang lebih banyak disebabkan oleh oknum yang melakukan pengisian berulang dengan QR Code ganda atau plat nomor palsu,” tegas Satriyo.

Untuk mengatasi kecurangan tersebut, Pertamina bersama kepolisian telah mengambil tindakan tegas. Sebanyak 500 kendaraan yang terindikasi melakukan pelanggaran QR Code telah diblokir sistemnya sehingga tidak bisa lagi mengisi Pertalite subsidi.

Pertamina juga menjamin stok di terminal BBM masih cukup untuk 7 hari ke depan, sehingga masyarakat diminta tidak panik.

Artikel Terkait

InShot 20260922

BBM Langka di Belitung, Polres…

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, Selasa 22…

InShot 20260922

Wagub Babel Hellyana Lolos dari…

MEDIA DAULAT RAKYAT PANGKALPINANG, Selasa 22…

InShot 20260922

12 Ribu Lowongan Kerja di…

MEDIA DAULAT RAKYAT MANGGAR, 22 September…