Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • Pertarungan di Genting Apit: Hikayat Kik Cuan melawan Limpai
Inshot 20250727 083152460

Pertarungan di Genting Apit: Hikayat Kik Cuan melawan Limpai

Img 20250727 wa0022

Oleh: Akhlanudin

Di tengah hutan lebat Genting Apit, Aik Ruak, Belitung Timur, tersimpan sebuah hikayat yang diwariskan turun-temurun—tentang seorang tokoh bernama Kik Cuan dan pertarungannya melawan makhluk misterius bernama Limpai, seekor siluman babi.

Kik Cuan dikenal sebagai penjaga adat dan pelindung kampung Simpang Tiga. Sosoknya dihormati karena kemampuan spiritual dan keteguhannya menjaga batas antara alam manusia dan makhluk halus.

Ketika Limpai muncul—berwujud seekor babi besar dengan mata membara dan bau sangit yang menyeruak—masyarakat percaya bahwa keharmonisan alam mulai terganggu.

Konflik memuncak saat anak Kik Cuan, Jerimai, hilang secara misterius. Banyak yang yakin bahwa Limpai adalah penyebabnya. Dengan tombak bermata urak dan ritual sirih yang dirapal di batu lapik keramat, Kik Cuan bersiap menghadapi makhluk tersebut.

Pertarungan berlangsung di malam yang sunyi, di bawah rimbunan kayu pelindung, disaksikan oleh alam yang membisu. Hikayat menyebutkan bahwa Kik Cuan akhirnya berhasil menewaskan Limpai, namun tidak tanpa harga.

Dengan napas terakhirnya, siluman itu bersumpah akan menjadi musuh abadi bagi garis keturunan Kik Cuan.

Kini, kisah ini hidup kembali lewat cerita rakyat, video dokumenter, dan tulisan-tulisan blog yang berusaha mengabadikan jejak spiritual Genting Apit.

Bagi warga Belitung Timur, ini bukan sekadar legenda, tapi peringatan tentang hubungan antara manusia dan alam gaib yang tak boleh disepelekan.

  • Akhlanudin Ketua Dewan Kesenian Belitung 2014-2018

Artikel Terkait

InShot 20260531

Fenomena Blue Moon 31 Mei…

Jakarta, 31 Mei 2026 — Malam…

InShot 20260531

Bupati Beltim Lantik 6 Pejabat…

Belitung Timur – Bupati Belitung Timur…

InShot 20260531

Maras Taun di Air Batu…

BELITUNG – Pemerintah Desa Air Batu…