Intisari Berita:
- Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat memastikan rencana relokasi pedagang halaman Gedung Nasional Tanjungpandan ke UPTD Kolong Keramik terus berproses.
- Rencana ini mendapat respon positif dari para pedagang dan bertujuan untuk menata kawasan Gedung Nasional yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya.
- Meskipun masih dikaji oleh OPD terkait untuk mengevaluasi kondisi lokasi, belum ada penolakan dari pedagang. Target pemindahan secara bertahap rampung tahun ini.
Tanjung pandan Belitung – Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, kembali menegaskan bahwa rencana relokasi atau pemindahan para pedagang yang berjualan di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan ke kawasan UPTD Kolong Keramik terus berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Pengumuman ini disampaikannya dalam keterangan kepada awak media di Tanjungpandan, Senin (26/01/2026).
“Kemarin sudah dilakukan audiensi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan para pedagang, untuk membahas secara mendalam mengenai mekanisme dan persiapan pemindahan ke lokasi Kolong Keramik,” ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, berbagai aspek mulai dari kondisi fasilitas di lokasi baru, sistem pengelolaan kawasan, hingga perlindungan hak dan kesejahteraan pedagang menjadi fokus pembahasan.
Menurut Bupati Djoni, rencana pemindahan yang telah dirancang bersama tim terkait mendapatkan respon dan sambutan positif dari sebagian besar pedagang yang telah berjualan di halaman Gedung Nasional selama bertahun-tahun. Para pedagang menyampaikan dukungan mereka karena memahami tujuan utama dari langkah ini.
“Salah satu alasan utama dilakukannya relokasi adalah untuk melakukan penataan kawasan halaman Gedung Nasional Tanjungpandan yang secara resmi telah ditetapkan sebagai cagar budaya (heritage) melalui surat keputusan pemerintah daerah yang berlaku,” jelasnya. Sebagai situs warisan budaya, kawasan sekitar Gedung Nasional perlu dijaga keasrian dan kebersihannya agar dapat menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya serta daya tarik pariwisata lokal.
Meski telah mendapatkan dukungan dari para pedagang, Bupati menjelaskan bahwa rencana pemindahan tersebut tetap terus dikaji secara mendalam oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Belitung. Evaluasi yang berkelanjutan bertujuan untuk memastikan bahwa kondisi di lokasi tujuan siap digunakan dan dapat memberikan kenyamanan serta keamanan yang lebih baik bagi para pedagang dan masyarakat yang berkunjung.
“Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah memastikan bahwa fasilitas di Kolong Keramik seperti sarana prasarana umum, area parkir, sistem drainase, dan penerangan jalan sudah memenuhi standar yang dibutuhkan. Selain itu, kami juga sedang membahas mengenai skema pembagian lahan usaha yang adil dan sistem pengelolaan kawasan yang efektif,” tambahnya.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada suara penolakan yang datang dari para pedagang halaman Gedung Nasional. Para pedagang menyampaikan bahwa mereka tidak keberatan dengan proses evaluasi yang sedang berjalan dan siap untuk beradaptasi dengan kondisi baru.
“Mereka tidak keberatan karena memahami bahwa semua langkah ini dilakukan demi kepentingan bersama. Kami juga menjamin bahwa proses relokasi akan dilakukan secara bertahap dan tidak akan mengganggu aktivitas usaha mereka secara drastis,” katanya menekankan.
Untuk menjamin kelancaran proses, pemerintah daerah juga akan menyediakan berbagai bentuk bantuan dan pendampingan kepada para pedagang, mulai dari pembinaan manajemen usaha hingga pendataan ulang izin usaha yang sesuai dengan peraturan di lokasi baru.
Bupati Djoni menegaskan bahwa pihaknya menetapkan target agar seluruh proses pemindahan dapat diselesaikan secara bertahap pada tahun ini. Langkah awal diharapkan dapat dimulai pada semester pertama, dengan fokus pada persiapan infrastruktur dan pendataan lengkap para pedagang yang akan dipindahkan.
“Targetnya tahun ini secara bertahap. Kami akan memastikan bahwa setiap tahapan berjalan dengan baik dan memperhatikan kepentingan semua pihak yang terlibat,” pungkasnya.












