Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • SMAN 1 Pontianak Tolak Ulang Final LCC MPR, Dukung Sambas ke Nasional
InShot 20260515

SMAN 1 Pontianak Tolak Ulang Final LCC MPR, Dukung Sambas ke Nasional

Intisari Berita

  • SMAN 1 Pontianak menolak ikut ulang final LCC MPR.
  • SMAN 1 Sambas tetap maju ke tingkat nasional.
  • MPR berjanji evaluasi sistem lomba dengan juri independen.

Pontianak, — SMAN 1 Pontianak menegaskan tidak akan mengikuti ulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat. Meski MPR RI memutuskan menggelar ulang akibat polemik penjurian, pihak sekolah memilih menghormati hasil yang sudah ditetapkan dan mendukung SMAN 1 Sambas sebagai wakil resmi Kalbar di tingkat nasional.

Latar Belakang Polemik
Kontroversi mencuat setelah final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar yang digelar di Pontianak pada 10 Mei 2026. Dalam tayangan YouTube MPR, terlihat jawaban sama dari SMAN 1 Pontianak dan peserta lain diberi penilaian berbeda. Jawaban Pontianak dianggap salah (-5 poin), sementara peserta lain dinilai benar (+10 poin). Perbedaan ini memicu protes dari siswa, alumni, dan masyarakat, hingga viral di media sosial.

Keputusan MPR
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan tersebut. Ia menegaskan final akan diulang dengan melibatkan juri independen dari kalangan akademisi Kalbar. “Kami ingin menjaga integritas lomba dan memastikan keadilan bagi semua peserta,” ujarnya.

Sikap SMAN 1 Pontianak
Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, menyatakan pihaknya tidak akan ikut serta dalam lomba ulang.
“SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalbar di tingkat nasional,” kata Indang.

Ia menambahkan, protes yang sempat disampaikan hanya untuk klarifikasi, bukan untuk membatalkan hasil. Pihak sekolah juga menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengajak semua pihak menjaga iklim pendidikan tetap kondusif. “Sampai jumpa di LCC 4 Pilar 2027,” tutupnya.

Dampak dan Harapan
Dengan sikap ini, SMAN 1 Sambas tetap melaju ke tingkat nasional mewakili Kalbar. Sementara MPR berkomitmen melakukan evaluasi sistem lomba agar kejadian serupa tidak terulang. Polemik ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara untuk menjaga transparansi dan kredibilitas kompetisi pendidikan.

Artikel Terkait

InShot 20260515

IPB Hadirkan Syiar Dakwah dan…

Tanjungpandan Belitung— Inspirator Pesyiar Baitullah (IPB)…

InShot 20260515

Muhammadiyah Tetapkan Iduladha 1447 H…

Jakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan…

InShot 20260515

Koperasi Belitung Diharapkan Jadi Pemasok…

Intisari Berita Tanjungpandan Belitung– Dinas Koperasi,…