Terus saja Berdendang
ESuSyair itu
lirik lagu itu
puisi itu
petuah cinta
baru terasa
Saat sendiri
saat sepi
Seperti di senja ini
atau saat malam
jelang tidur
atau saat tengah malam
saat terjaga
Baru terasa
kalimat-kalimat itu
menghujam di dada
Mungkin tadi
saat hingar bingar
saat teriak gegap gempita
pesan cinta itu
tak terasa
Tapi saat satu rasa
meneriakannya secara
bersama
bisa membakar emosi
ingin menyatakan rasa
ingin melawan
ingin protes
hentikan kezaliman
hentikan kecurangan
tangkap para maling
sita harta curian
Engkau yang pandai
membuat syair
menggubah lagi
merangkai diksi jadi puisi
terus saja
Beri kesempatan
pada mereka untuk mencerna
untuk menangkap makna
meresap dalam dada
lalu mereka ingin
membalikan dunia
atau
mereka diam-diam
menyadari salah dan dosa
lalu mwmohon ampunannya
Tugasmu
terus saja berdendang
mengeja makna
lalu kau hidangkan
di atas meja
biarkan ia mengunyahnya
“Dengan apa
Aku datang pada-Mu”
Aku lahir tak membawa apa
Apakah aku akan kembali
dengan tangan hampa
Pisangan Timur
14 Juni 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














