
Belitung 22 Juni 2026 – Gelaran nonton bareng (Nobar) Piala Dunia di areal bundaran Batu Satam Kabupaten Belitung berlangsung meriah saat Spanyol menghadapi Arab Saudi. Pertandingan berakhir dengan skor telak 4-0 tanpa balas untuk kemenangan Spanyol.
Sorak-sorai penonton mengiringi setiap gol Spanyol. Salah satu warga yang hadir bahkan berkomentar, “Arab Saudi seperti diajarin cara main bola oleh Spanyol. Pertandingannya benar-benar tidak seimbang.”
Jalannya Pertandingan
- Menit 10: Gol pembuka Spanyol tercipta lewat sepakan keras dari luar kotak penalti.
- Menit 21: Serangan cepat diakhiri dengan sundulan striker Spanyol, menambah keunggulan 2-0.
- Menit 24 : Umpan terobosan berhasil dimanfaatkan menjadi gol ketiga.
- Menit 49: Gol Bunuh Diri
Spanyol tampil dominan dengan penguasaan bola lebih dari 65%, sementara Arab Saudi kesulitan menembus pertahanan lawan.
Striker muda Lamine Yamal membuka skor untuk Spanyol, gol pertamanya di Piala Dunia . Dari sebuah serangan langsung, Mikel Oyarzabal memberikan umpan sempurna, memungkinkan Yamal untuk menyelesaikan dengan akurat di tiang jauh.
Setelah kebobolan, pertahanan Arab Saudi terus berada di bawah tekanan konstan dan dengan cepat runtuh. Pada menit ke-21, menyusul sapuan ragu-ragu dari bek Lajami terhadap tembakan Dani Olmo, Mikel Oyarzabal memanfaatkan kesempatan untuk mencetak gol dengan cepat melalui bola rebound, menggandakan keunggulan.
Hanya tiga menit kemudian, Oyarzabal menyelesaikan brace-nya. Berawal dari kombinasi udara antara Marc Cucurella dan Dani Olmo, bola dibelokkan ke arah tiang jauh dan striker nomor 21 itu tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, menjadikan skor 3-0.
Di awal babak kedua, Spanyol semakin memperbesar keunggulan mereka berkat gol bunuh diri pada menit ke-49. Dari tendangan sudut yang bergulir ke tiang jauh, bek Marc Cucurella melepaskan tendangan voli yang sangat keras. Bola memantul dari bek Arab Saudi Hassan Al-Tambakti dan masuk ke gawang, membuat kiper Al Owais tak berdaya.
Kemenangan 4-0 membantu Spanyol mendapatkan kembali kepercayaan para penggemarnya, setelah penampilan yang agak kurang meyakinkan melawan Tanjung Verde di pertandingan pembuka.
Sedangkan untuk Arab Saudi, tim Asia ini benar-benar kalah telak baik dari segi kebugaran fisik maupun kemampuan teknis dan taktis. Mereka harus mengerahkan seluruh upaya mereka di pertandingan terakhir melawan Tanjung Verde jika ingin menjaga harapan tipis mereka untuk melaju ke babak selanjutnya tetap hidup.
Susunan Pemain Piala Dunia 2026 ( Grup H)
Spanyol
- Pelatih: Luis de la Fuente
- Formasi utama: 4-3-3
- Kiper: Unai Simón, David Raya, Robert Sánchez
- Bek: Dani Carvajal, Aymeric Laporte, Pau Torres, Jordi Alba, Alejandro Balde
- Gelandang: Pedri, Gavi, Rodri, Fabián Ruiz, Mikel Merino
- Penyerang: Álvaro Morata, Ferran Torres, Dani Olmo, Lamine Yamal, Ansu Fati
Arab Saudi
- Pelatih: Hervé Renard
- Formasi utama: 4-2-3-1
- Kiper: Mohammed Al Owais, Nawaf Al Aqidi
- Bek: Yasser Al Shahrani, Hassan Tambakti, Ali Al Bulayhi, Sultan Al Ghannam
- Gelandang: Salman Al Faraj, Mohammed Kanno, Abdullah Otayf
- Penyerang: Salem Al Dawsari, Firas Al Buraikan, Hattan Bahebri
Perbandingan Kekuatan Tim
| Aspek | Spanyol 🇪🇸 | Arab Saudi 🇸🇦 |
|---|---|---|
| Pengalaman Piala Dunia | Juara 2010, langganan semifinal | Sering tampil, pencapaian terbaik 16 besar |
| Bintang utama | Pedri, Gavi, Lamine Yamal | Salem Al Dawsari, Al Owais |
| Formasi favorit | 4-3-3 menyerang | 4-2-3-1 bertahan |
| Target | Minimal semifinal | Lolos fase grup |
Spanyol tampil dengan skuad muda penuh talenta seperti Lamine Yamal dan Pedri, sementara Arab Saudi mengandalkan pengalaman Salem Al Dawsari. Pertemuan keduanya di fase grup menjadi tontonan menarik, terutama bagi masyarakat Belitung yang menggelar nobar dengan antusias.












