
Merawat Cinta
ESuUsia bertambah
wajah makin terduh
bukan karena perawatan
karena ia telah belajar
menerima kehilangan
memaafkan kesalahan
Dan ia menyerahkan
persoalan yang tak mampu
ia kendalikan
kepada zat yang Al Kohar
Ia berdamai dengan takdir
tulus
menebar kesejukan
Ia telah melewati badai
dan tidak bermusuhan
pada kehidupan
Hidupnya bukan
tanpa masalah tetapi
semua telah dilalui
dengan derai air mata
dan doa-doa yang panjang
di malam-malam sepi
Yang hilang tak
mungkin kembali
yang pergi
tak bisa ditahan
agar dia tetap di sini
Bukan pada wajah
yang tampak awet muda
tetapi pada hati
yang tak pernah tua
didera dendam dan kecewa
Bukan pada raga yang bugar
yang tiap hari
diajak olahraga, tetapi
merawat hati dengan istigfar
Sabar
syukur
Ia tak sibuk lagi
untuk menjelaskan
siapa dirinya
Ia hanya sibuk
merawat cinta untuk
kekasih-Nya
Limau II Kebayoran Baru
28 Agustus 2026
- DR. H. Edy Sukardi, M.P.d, Rektor Universitas Muhammadiyah Bogor Raya
- Sastrawan Indonesia














