Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Daerah
  • “Cuma Bisa Isi 1-2 Kali Sehari, Kios Kosong!” – Curhatan Pengerit Motor Belitung di Tengah Aturan Ganjil-Genap BBM*
InShot 20260921

“Cuma Bisa Isi 1-2 Kali Sehari, Kios Kosong!” – Curhatan Pengerit Motor Belitung di Tengah Aturan Ganjil-Genap BBM*

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 21 September 2026 – Di balik antrean panjang yang coba diurai dengan sistem ganjil-genap, ada suara lain yang muncul dari barisan SPBU. Rombongan pengerit motor – pembeli BBM yang menyalurkan ke kios-kios pengecer – mengeluhkan pembatasan yang membuat pasokan di tingkat kios terganggu.

Keluhan ini langsung didengar Wakil Bupati Belitung, Syamsir, yang turun ke SPBU pada Senin pagi ini (21/9).

Isi Hati Pengerit: “Kami Dibatasi, Kios Jadi Kosong”

Perwakilan pengerit motor mengaku selama sebulan terakhir mereka hanya diperbolehkan masuk SPBU sekali atau dua kali sehari. Aturan yang mendahulukan pembeli umum membuat mereka tak bisa menyalurkan BBM secara maksimal.

“Selama sebulan ini kami juga dibatasi jadi tidak bisa menyalurkan ke tiap-tiap kios. Karena dari peraturan kemarin itu mendahulukan pembeli umum,” keluhnya.

Ia membantah tudingan bahwa pengerit menjadi biang kelangkaan atau menyalurkan BBM ke tambang ilegal.

“Kalau pengerit ini benar-benar dipermudah, tetap di kios-kios tu ada semua. Tapi selama ini pengerit tidak dapat, cuma sekali masuk sehari, dua kali masuk. Gimana kita nak memberikan pelanggan,” ujarnya.

Dampaknya nyata. Di Kabupaten Belitung yang belum memiliki SPBU 24 jam, masyarakat pedesaan sangat bergantung pada kios pengecer. Ketika kios kosong, warga terpaksa harus ikut antre berjam-jam di SPBU.

Respons Wabup Syamsir: Akan Didata, Bukan Dihapus

Menanggapi keluhan tersebut, Wabup Syamsir menegaskan pemerintah tidak ingin mematikan peran pengecer. Justru keberadaan kios dinilai bisa menjadi solusi untuk mengurangi antrean.

“Kalau ada di kios, orang gak akan antri panas-panas, berjam-jam di SPBU,” kata Syamsir.

Syamsir berjanji akan melakukan langkah konkret:

1. Pendataan Total: Mendata berapa jumlah pengerit di tiap-tiap SPBU di Belitung.
2. Mekanisme Jelas: Mencari formula agar pengerit tetap bisa menyalurkan ke kios dengan jadwal dan kuota yang tertata, tanpa mengganggu hak pembeli umum.
3. Komitmen Penyaluran: Memastikan BBM dari pengerit benar-benar sampai ke kios, bukan ke sektor lain.

Kebijakan ini sejalan dengan penerapan sistem ganjil-genap yang juga diuji coba mulai hari ini – tanggal ganjil khusus motor, tanggal genap khusus mobil – untuk memberikan jeda dan mencegah pengisian berulang.

“Kita coba dulu penerapan sistem ini, nanti kita evaluasi bersama. Kami imbau pembeli umum juga jangan berulang, karena situasinya jadi krodit,” tutup Syamsir.

Artikel Terkait

InShot 20260921

Atasi Antrean Ganjil-Genap, Pertamina Belitung…

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 21 September…

InShot 20260921

BREAKING NEWS 21 September: Atasi…

MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, 21 September…

InShot 20260921

Puisi Puisi Edy Sukardi

Cinta di tengah kemarau Tanah retak…