MEDIA DAULAT RAKYAT TANJUNGPANDAN, Rabu 23 September 2026 – Antrean panjang BBM kembali terjadi di Belitung. Pada Rabu (23/9/2026) pagi, ratusan kendaraan roda dua mengular di SPBU 78 Jalan Jenderal Sudirman, Tanjungpandan.
Antrean bahkan sudah terbentuk sejak sebelum SPBU buka pada pukul 07.00 WIB. Kondisi diperparah dengan kebijakan ganjil-genap pengisian Pertalite yang hari itu khusus untuk kendaraan roda dua.
Melihat banyak konsumen yang kepanasan dan kehausan setelah lama mengantre, pihak pengelola SPBU berinisiatif membagikan air mineral gratis kepada warga.
“Kami melihat banyak konsumen yang sudah lama mengantre dan kepanasan. Jadi kami berinisiatif membagikan air mineral, setidaknya bisa membantu mengurangi rasa haus mereka selama menunggu,” ujar pengelola SPBU 78 di lokasi.
Ia menambahkan, konsumen yang antre berasal dari berbagai kalangan, dari orang tua hingga anak muda, dan tetap tertib menunggu giliran meski harus menunggu berjam-jam di bawah terik matahari.
Penyebab Antrean Makin Panjang
Antrean panjang ini dipicu beberapa faktor:
1. Kelangkaan Pertalite: Permintaan tinggi tidak sebanding dengan pasokan yang terbatas.
2. Kebijakan Ganjil-Genap: Diberlakukan untuk mengurangi antrean dan memastikan BBM subsidi tepat sasaran, dengan aturan tanggal ganjil untuk roda dua dan tanggal genap untuk roda empat.
3. Pembatasan Pembelian: Di beberapa SPBU, pembelian dibatasi maksimal 5 liter per motor.
Akibatnya, mobilitas warga menjadi terbatas. Konsumen harus bertahan di bawah panas, dan harus sering kembali antre karena jatah pembelian yang minim, disertai kekhawatiran stok cepat habis.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga menyatakan stok Pertalite di Belitung masih aman hingga 5 hari ke depan, dengan suplai kapal datang setiap 4 hari. Pemerintah daerah juga akan mengevaluasi kebijakan ganjil-genap setelah masa uji coba selesai.












