Jakarta, 18 September 2025* — Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jayakarta menetapkan dua anggota TNI Angkatan Darat sebagai tersangka dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank, Ilham Pradipta (37).
Kedua prajurit tersebut adalah Serka N dan Kopda F, yang kini tengah menjalani proses hukum militer atas dugaan keterlibatan dalam tindak pidana berat.
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Pomdam Jaya memeriksa 17 saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Salah satu bukti krusial adalah uang tunai sebesar Rp40 juta yang disita dari tangan Kopda F, yang diduga berkaitan langsung dengan kejahatan tersebut.
“Kami sudah melakukan penyitaan uang Rp40 juta dari Kopda F yang diduga hasil kejahatan,” ujar Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Donny Agus Priyanto dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Selasa, 16 September 2025.
Berdasarkan hasil penyelidikan, kasus ini bermula dari tawaran pekerjaan yang diterima Serka N dari seorang berinisial JP. Tawaran tersebut berupa permintaan untuk menjemput seseorang yang akan dihadapkan kepada bos JP, berinisial DH. Pada 18 Agustus 2025, Serka N mengajak Kopda F untuk bertemu di sebuah kafe di kawasan Jakarta Timur, tempat JP telah menunggu.
Belum dijelaskan secara rinci siapa sosok DH dan apa motif di balik perintah tersebut. Namun, pertemuan itu diyakini menjadi titik awal rangkaian peristiwa yang berujung pada penculikan dan pembunuhan Ilham Pradipta.
Pomdam Jaya menegaskan bahwa proses hukum terhadap kedua prajurit akan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan prosedur peradilan militer.
Kolonel Donny menyatakan bahwa institusinya tidak akan mentolerir pelanggaran hukum, terlebih jika melibatkan personel aktif.
“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran hukum, apalagi yang melibatkan prajurit aktif. Proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk JP dan DH, serta motif ekonomi atau perintah struktural yang mungkin melatarbelakangi tindakan para tersangka.
Pomdam Jaya juga membuka ruang koordinasi dengan kepolisian sipil untuk memperluas penyidikan lintas yurisdiksi.
Ilham Pradipta dikenal sebagai figur profesional yang menjabat sebagai Kepala Cabang salah satu bank swasta nasional.
Kepergiannya secara tragis memunculkan keprihatinan di kalangan perbankan dan masyarakat luas.
Pihak keluarga korban belum memberikan pernyataan resmi, namun sejumlah kolega menyampaikan duka mendalam dan harapan agar pelaku dihukum seadil-adilnya.












