Belitung (Medis Daulat Rakyat)—
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menggelar operasi pasar gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (21/9).
Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat memperoleh gas bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan.
Operasi pasar dilaksanakan di dua titik, yakni Lapangan Sepak Bola Kampung Parit dan Kantor Lurah Pangkallalang, masing-masing menyediakan 560 tabung elpiji 3 kilogram.
“Kami laksanakan di dua lokasi agar masyarakat lebih mudah mendapatkan elpiji 3 kilogram,” ujar Prawira, SBM Rayon II Bangka Belitung Pertamina Patra Niaga.
Harga jual ditetapkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18.000 per tabung. Prawira menegaskan bahwa stok elpiji 3 kilogram di Belitung dalam kondisi aman dan cukup.
“Tidak ada pengurangan kuota maupun keterlambatan pengiriman dari kapal pengangkut elpiji,” jelasnya.
Pertamina juga terus melakukan pengawasan distribusi agar penyaluran tepat sasaran.
“Jika ada pangkalan—baru maupun lama—yang menjual di atas HET dan terbukti nakal, akan langsung kami tindak,” tegasnya.
Prawira mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying, serta mengingatkan bahwa elpiji 3 kilogram diperuntukkan bagi kelompok pengguna tertentu sesuai aturan.
Ia menyoroti perilaku konsumen yang turut memicu kelangkaan, seperti menyimpan lebih dari satu tabung di rumah.
Wakil Bupati Belitung, Syamsir, turut mengapresiasi langkah Pertamina.
“Kegiatan ini sangat membantu dan memudahkan masyarakat mendapatkan elpiji 3 kilogram,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh pangkalan agar memprioritaskan penyaluran kepada masyarakat sekitar dan tidak melakukan penimbunan.
“Stok cukup, bahkan lebih dari cukup. Kami harap komitmen pangkalan tetap terjaga,” tutup Syamsir.












