Intisari Berita:
- Pemerintah Kabupaten Belitung terus memperkuat layanan kesehatan daerah di RSUD Marsidi Judono.
- Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, meresmikan Gedung RSUD, Unit Jantung Terpadu, dan Fasilitas Oksigen Cair.
- Peningkatan fasilitas ini bertujuan agar masyarakat Belitung tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk tindakan medis tertentu.
- Fasilitas oksigen cair akan mempercepat proses pelayanan dibandingkan penggunaan generator sebelumnya.
- Unit Jantung Terpadu juga diresmikan untuk penanganan penyakit jantung yang lebih optimal.
- Bupati Djoni Alamsyah Hidayat menyatakan bahwa fasilitas RSUD sudah sangat baik dan tinggal menambah tenaga dokter untuk memaksimalkan pelayanan.
TANJUNGPANDAN– Pemerintah Kabupaten Belitung menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah dengan meresmikan sejumlah fasilitas baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono.
Peresmian yang berlangsung pada Selasa, 25 November 2025, ini menandai langkah maju RSUD dalam mewujudkan pelayanan berstandar internasional.
Fasilitas-fasilitas yang diresmikan meliputi Gedung RSUD yang baru direnovasi, Unit Jantung Terpadu yang dilengkapi peralatan modern, serta Fasilitas Oksigen Cair yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan.
Acara peresmian dihadiri langsung oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, beserta jajaran pejabat daerah dan manajemen RSUD.
Dalam sambutannya, Bupati Djoni Alamsyah Hidayat menyampaikan bahwa peningkatan fasilitas ini merupakan upaya strategis untuk memandirikan masyarakat Belitung dalam hal pelayanan kesehatan.
“Selama ini, kita sering mendengar keluhan masyarakat yang harus dirujuk ke Jakarta atau kota-kota besar lainnya untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih spesifik. Dengan adanya fasilitas baru ini, kita berharap sebagian besar tindakan medis sudah bisa dilakukan di RSUD Marsidi Judono,” ujarnya dengan optimis.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama adalah pengadaan fasilitas oksigen cair. Sebelumnya, RSUD Marsidi Judono masih mengandalkan generator oksigen yang membutuhkan energi besar dan proses yang relatif lama.
“Dengan oksigen cair, kita bisa memangkas waktu dan biaya operasional secara signifikan. Ini akan berdampak positif pada kecepatan dan efisiensi pelayanan kepada pasien,” jelas Bupati Djoni.
Selain itu, Unit Jantung Terpadu yang baru diresmikan juga diharapkan dapat memberikan penanganan yang lebih komprehensif bagi pasien dengan masalah jantung. Unit ini dilengkapi dengan peralatan diagnostik dan terapi terkini, serta didukung oleh tenaga medis yang terlatih.
Meskipun telah memiliki fasilitas yang memadai, Bupati Djoni mengakui bahwa masih ada satu tantangan yang perlu segera diatasi, yaitu kekurangan tenaga dokter spesialis.
“Fasilitas alat kita sudah cukup oke, tapi kita masih membutuhkan tambahan dokter spesialis untuk beberapa bidang. Kami akan terus berupaya untuk merekrut dokter-dokter terbaik agar layanan di RSUD Marsidi Judono semakin lengkap dan berkualitas,” tegasnya.
Dengan penambahan fasilitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, RSUD Marsidi Judono menargetkan untuk menjadi rumah sakit rujukan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan berstandar internasional.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Belitung dan mengurangi ketergantungan pada rumah sakit di luar daerah.
Pemerintah Kabupaten Belitung juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan RSUD Marsidi Judono agar dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.












