Media Daulat Rakyat

  • Home
  • Nasional
  • BPBD Pangkalpinang Imbau Warga Hentikan Aktivitas Pantai Saat Puncak Pasang Air Laut
Inshot 20251206 143509875

BPBD Pangkalpinang Imbau Warga Hentikan Aktivitas Pantai Saat Puncak Pasang Air Laut

Intisari Berita

  • BPBD Kota Pangkalpinang mengimbau warga pesisir untuk menghentikan sementara aktivitas di laut dan wisata pantai pada 6–9 Desember 2025 karena adanya puncak pasang air laut. Kondisi ini berpotensi menimbulkan banjir rob di kawasan pesisir seperti Pantai Pasir Padi, Pangkal Balam, Tamansari, dan Bukit Intan.
  • Masyarakat diminta waspada, mengamankan barang berharga, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

PANGKALPINANG BANGKA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi puncak pasang air laut yang diprakirakan terjadi pada 6–9 Desember 2025.

Kondisi ini dikhawatirkan memicu banjir rob di sejumlah kawasan pesisir dan membahayakan aktivitas masyarakat di sekitar pantai.

Kepala BPBD Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengatakan pasang tinggi berpotensi menimbulkan genangan hingga ke pemukiman warga. Karena itu, masyarakat diminta berhati-hati, terutama yang tinggal atau beraktivitas di dekat garis pantai.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, untuk sementara menghentikan aktivitas di laut maupun wisata pantai. Kondisi pasang air laut dikhawatirkan membahayakan,” ujar Dedi, Sabtu (6/12/2025).

Pantai Pasir Padi Jadi Perhatian
Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah Pantai Pasir Padi, destinasi wisata unggulan Pangkalpinang yang biasanya ramai dikunjungi. Dengan potensi gelombang meningkat, BPBD meminta kegiatan wisata di kawasan tersebut dihentikan sementara hingga situasi kembali aman.

“Wisata pantai di Pasir Padi sebaiknya ditunda dulu demi keselamatan bersama,” tambah Dedi.

Wilayah Pesisir Lain Berpotensi Terdampak
Selain Pasir Padi, kawasan pesisir di Pangkal Balam, Tamansari, dan Bukit Intan juga berpotensi terdampak banjir rob. Warga diminta tetap waspada, mengamankan barang berharga, serta memantau informasi resmi dari BPBD dan BMKG.

BPBD telah menyiagakan personel untuk memantau kondisi lapangan dan memastikan jalur evakuasi tetap aman. Masyarakat juga diimbau segera melapor jika menemukan genangan yang mengancam keselamatan.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berharap warga tidak panik, tetap siaga, dan mengikuti arahan petugas,” tegas Dedi.

Artikel Terkait

InShot 20260211

Menkes Sentil Orang Kaya Penerima…

Intisari Berita JAKARTA – Menteri Kesehatan…

InShot 20260211

Data PBI JKN Ditentukan Daerah,…

Intisari Berita Menteri Sosial Saifullah Yusuf…

InShot 20260211

Diduga Tipu Warga Rp25 Juta,…

Intisari Berita Belitung – Jajaran Satreskrim…

BPBD Pangkalpinang Imbau Warga Hentikan Aktivitas Pantai Saat Puncak Pasang Air Laut – Media Daulat Rakyat